Sastrawan NH Dini Tutup Usia, Jenazahnya Dikremasi di Ambarawa

Sastrawan N.H Dini. (foto : IDN Times)

Beritabalionline.com – Prosesi kremasi sastrawan sekaligus novelis NH Dini yang tutup usia, Selasa (4/12/2018), di Krematorium Yayasan Sosial Gotong Royong Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (5/12/2018), tidak dihadiri anak keduanya Pierre Louis Padang Coffin.

Kremasi jenazah sastrawan bernama lengkap Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin tersebut dihadiri anak pertamanya Marie Claire Lintang, serta sejumlah kerabat dan sahabat.

Menurut Lintang, adiknya tidak bisa hadir langsung dalam proses kremasi karena harus menempuh perjalanan jauh dari Prancis.

“Adik saya tidak bisa mendapat penerbangan yang tepat, sehingga tidak bisa bersama kami saat ini,” katanya.

Mewakili adiknya, Lintang menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan yang diberikan hingga prosesi kremasi berjalan lancar.

Lintang sempat menceritakan pertemuan terakhirnya dengan almarhumah, beberapa waktu lalu. Ia mengaku sempat menghabiskan beberapa waktu bersama almarhumah untuk berlibur.

Lintang mengaku tidak mendapat firasat aneh atas kepergian almarhumah.

Sementara abu kremasi almarhumah untuk sementara disimpan di krematorium sambil menunggu keputusan yang akan dibicarakan dengan adiknya.

Untuk diketahui, N.H. Dini tutup usia setelah mobil yang ditumpanginya terlibat kecelakaan di Jalan Tol Dalam Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (4/12/2018).

Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi mengatakan kecelakaan nahas tersebut terjadi di KM 10 Jalan Tol Dalam Kota Semarang.

Taksi bernomor polisi H 1362 GG yang ditumpangi korban terlibat kecelakaan dengan truk pengangkut bawang putih. (itn)