Inggris-Pemkot Denpasar Jajaki Kerja Sama Ekonomi Kreatif

I.B Rai Mantra saat menerima kunjungan Deputi Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn. (foto : ist) 

Beritabalionline.com – Pengembangan ekonomi kreatif di kota Denpasar menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Denpasar dibawah kepemimpinan I.B Rai Dharmawijaya Mantra. Beragam inovasi pengembangan ekonomi kreatif telah dilakukan dengan melibatkan seluruh jajaran OPD di Lingkungan Pemkot Denpasar.

Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri, sehingga berbagai negara telah menjalin kerjasama untuk penguatan sektor tersebut, tak terkecuali Inggris. Hal itu disampaikan Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn saat beraudiensi denga Wali kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di Denpasar, Kamis (6/12/2018).

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas rencana kerja sama terkait pengembangan ekonmi kreatif berbasis budaya yang menjadi daya tarik masyarakat di Inggris. Turut hadir mendampingi wali kota, Asisten III yang membidangi Administrasi Umum, IGN Eddy Mulya, dan jajaran OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Rai Mantra menyambut baik rencana kerjasama tersebut dan berharap langkah ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kerjasama keduanya dan mempererat hubungan internasional. “Strategi World Heritage City memang menjadi prioritas kami, dan para wisatawan juga harus  tau banyak tentang kebudayaan Bali,” ungkap Rai Mantra

Lebih lanjut dikatakan, pengembangan ekonomi kreatif  di Kota Denpasar sudah diakui dunia. Pengakuan tersebut disampaikan delegasi World Bank saat berkunjung ke Tukad Bindu yang notabena merupakan salah satu program pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya dan partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn  menyatakan apresiasinya kepada Pemkot Denpasar yang dinilai memiliki program pengutan heritage yang luar biasa.

Selanjutnya dia berharap Pemkot Denpasar mau menjalin kerjasama mengingat masyarakat Inggris dan Bali memiliki kesamaan dan konsistensi dalam penguatan di bidang ekonomi kreatif. (tra)