Jelang Nataru, Polda Bali Ringkus 234 Pelaku Kejahatan, 10 Orang Ditembak karena Melawan

Polda Bali rilis hasil Operasi Pekat Agung 2018. (foto : Agung Wijaya/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Sebanyak 243 orang pelaku kejahatan ditangkap Polda Bali dan jajaran saat menggelar Operasi Pekat Agung II tahun 2018 mulai 14 Nopember hingga 4 Desember 2018. Dari jumlah tersebut, 86 orang diantaranya merupakan pelaku TO.
“Sepuluh orang tersangka kita beri tindakan tegas dengan menembak kakinya karena melawan dan membahayakan petugas saat akan diamankan,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja saat rilis hasil Operasi Pekat di Mapolda Bali, Kamis (6/12/2018).
Kabid Humas menerangkan, sasaran dalam operasi pekat selama 21 hari ini meliputi curat, curas, cusa, curanmor, miras, judi, narkoba, makanan kedaluwarsa, premanisme, petasan, dan sajam.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta mengantisipasi aksi-aksi teroris di Bali. Upaya penyelidikan dan antisipasi terkait gerak terorisme terus dilakukan Polda Bali beserta jajaran,” jelasnya.
Kombes Hengky merinci, dari 234 orang pelaku yang ditangkap ini terbagi dari beberapa kasus seperti curat 32 tersangka, curas 5 tersangka, cusa 17 tersangka, curanmor 13 tersangka.
Kemudian miras 73 tersangka, judi 37 tersangka, narkotika 34 tersangka, premanisme 24 tersangka, makanan kadaluarsa 2 orang, petasan 2 tersangka, sajam 3 tersangka, dan senpi 1 orang tersangka. (agw)