Ketua DPRD Klungkung: Silakan Proses Anak Saya sesuai Hukum yang Berlaku

Tersangka I Putu Sweta Aprilia alias To Antik (24) saat diamankan di Mapolresta Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru yang juga Ketua DPC Gerindra Kabupaten Klungkung mempersilahkan aparat penegak hukum untuk memproses anak sulungnya yang tersandung kasus narkoba, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Wayan Baru, penangkapan anaknya (I Putu Sweta Aprilia) itu, ia anggap sebagai musibah karena tidak mengetahui bahwa anaknya tersebut sudah masuk dalam dunia narkoba. “Mudah-mudahan dengan ini anak saya dapat berubah,” tambahnya saat dikonfirmasi awak media di Klungkung, Kamis (6/12/2018).
Wayan Baru juga mengakui keteledorannya karena tak dapat mengawasi anaknya. Menurut dia, waktunya habis untuk kepentingan masyarakat secara umum. Mengingat tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat lebih ia kedepankan dibandingkan mengurus keluarga.
“Anak saya tidak bisa diawasi, ya jadinya seperti ini. Saya berharap kepada semua pihak untuk bisa memahami,” imbuhnya, sambil mengaku pihaknya baru mengetahui kalau anak pertamanya itu tertangkap pada Kamis (6/12/2018) pagi.
 “Orang tua mana yang menginginkan anaknya seperti itu. Saya yakin tidak ada orang tua yang mau anaknya rusak,” ungkapnya prihatin.
Untuk diketahui, Satresnarkoba Polresta Denpasar meringkus seorang pengguna narkoba bernama I Putu Sweta Aprilia alias To Antik (24). Pemuda pengangguran ini dibekuk di depan Dalvas Skin Care Jalan Sedap Malam nomor 8, Banjar Kebon Kori, Desa Kesiman, Denpasar Timur pada Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 18.00 Wita.

“Tersangka merupakan anak anggota dewan di DPRD Klungkung yang juga anggota Ormas,” ucap Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan, Kamis (6/12/2018) di Mapolresta Denpasar.
Kapolresta menerangkan, penangkapan terhadap anak anggota dewan berawal informasi dari masyarakat jika di Jalan Hangtuah Denpasar Timur kerap dijadikan ajang transaksi narkoba. Berbekal ciri-ciri pelaku, petugas kemudian melakukan penyanggongan.
Beberapa hari memantau seputaran lokasi, Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 18:00 Wita tersangka melintas menggunakan sepeda motor. Tanpa menunggu waktu lama, petugas langsung meringkus tersangka.
“Saat dilakukan penggeledahan badan ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu. Tersangka lalu dibawa ke kosnya, di sana kembali ditemukan satu paket sabu di dalam kamarnya. Total barang bukti sabu yang diamankan seberat 0,28 gram,” jelas AKBP Ruddi. (agw)