Terkait Kasus Prostitusi Artis Vanessa Angel, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Vanessa Angel saat berlibur di Bali. (foto : Tribunnews.com)

Beritabalionline.com – Polda Jawa Timur menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus prostitusi yang melibatkan dua artis Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila. Dua orang tersebut berperan sebagai muncikari.

“Ada dua orang yang dijadikan tersangka. Tersangka ES dan TN sudah ditahan. TN ini berperan mendatangkan korban hingga bisa diakses, seperti tarif dan lain-lain,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi, Minggu (6/1/2019).

Sementara itu, Dirkrimsus Polda Jawa Timur, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menerangkan kedua tersangka tersebut berperan mempromosikan para artis atau selebgram melalui media sosial khususnya instagram.

“Kemudian kedua muncikari tersebut memfasilitasi komunikasi dan melakukan transaksi,” kata Yusep.

Kedua tersangka akan dijerat Pasal 27 ayat (1) jungto Pasal 45 ayat (1) Undang Undang (UU) RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008, tentang ITE. Mereka juga diancam dengan Pasal 296 jungto Pasal 506 KUHP.

 

Minta maaf

Sementara itu, Vanessa Angel selesai menjalani pemeriksaan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Minggu (6/1/2019) sore. Didampingi pengacara dan sahabatnya, artis Jane Shalimar, Vanessa keluar dari ruang penyidikan sekitar pukul 16.45 WIB, menyampaikan permintaan maaf.

“Saya Vanessa Angel menyampaikan permintaan maaf atas opini dan asumsi yang terbentuk di masyarakat,” kata Vanessa di Polda Jawa Timur.

Dia menyadari bahwa telah melakukan kesalahan dan kekhilafan dengan ikut menjadi artis penyedia jasa esek-esek secara online dengan tarif Rp 80 juta sekali kencan. “Saya menyadari bahwa kesalahan dan kekhilafan yang saya lakukan telah merugikan banyak orang,” katanya.

Sementara Jane Shalimar enggan berkomentar banyak terkait kasus sahabatnya itu. “Yang penting adalah saya mau melihat keadaan dia dulu,” kata Jane.

Bersama tim kuasa hukum, Jane mengaku akan turut mendampingi semua proses hukum yang dijalani Vanessa. “Pokoknya ke depan yang berkaitan dengan proses hukum, tim kuasa hukum yang akan menjelaskan,” tandas Jane.

Seperti diketahui, Vanessa dan Avriellya Shaqqila ditengarai terlibat kasus prostitusi online di Surabaya. Saat digerebek anggota Sudit V Cyber Criem Ditreskrimsus Polda Jawa Timur di salah satu hotel di Surabaya, Sabtu (5/1) kemarin, Vannesa tengah melayani tamu pria hidung belang.

“Ini masih tahap pemeriksaan melalui percakapan handphonenya,” kata Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Harissandi.

Seperti diketahui, Artis Vanessa Angel membanderol harga Rp 80 juta buat sekali kencan. Selain Vanessa, diciduk juga model Avriella Shaqqila.

AKBP Harisandi mengungkap pria yang ‘memesan’ Vanessa Angel adalah seorang pengusaha. Sayang, Harisandi enggan menyebut nama maupun inisial si pengusaha.

“Dia pengusaha (yang mem-booking),” tutur Harisandi di Mapolda Jatim, Sabtu (5/1/2019) malam.

Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara Syarifuddin menyebut bahwa yang digelandang ke Polda Jatim ada 6 orang. “Kami on the spot (TKP) mengamankan empat orang saksi, dua artis, dua manajemen, satu tersangka yang diduga melaksanakan transaksi elektronik prostitusi,” ungkap Arman. (itn/tra)