Pemilik Rumah Pulang Kampung, 3 Buruh Proyek Gasak Perhiasan dan Handphone

Tiga buruh proyek beserta barang bukti yang diamankan petugas kepolisian. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Penghuni Perum Dosen Kopertis di wilayah Banjar Ambengan, Desa Peguyangan, Denpasar Barat geger. Pasalnya rumah milik salah penghuni bernama Ni Wayan Suartiningsih disantroni kawanan pencuri.

“Pelaku mengambil handphone dan perhiasan. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban menderita kerugian sebesar Rp8 juta,” ucap Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan di Mapolresta Denpasar, Selasa (14/5/2019).

Dari keterangan korban, aksi pencurian diketahui saat ia bersama keluarganya baru datang dari kampung, Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 20.00 Wita. Korban terkejut lantaran melihat tiga orang tak dikenal tengah berada di dalam rumahnya.

Mengetahui pemilik rumah datang, tiga orang pelaku masing-masing bernama Samsul Arifin (26), Suhriyanto (19) dan Zainullah (27) langsung lari. Spontan korban berteriak ada pencuri sehingga warga berhamburan keluar rumah mengejar pelaku.

Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar yang menerima laporan mendatangi TKP. Hampir satu jam melakukan pencarian, ketiga pelaku berhasil dibekuk.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah Tabtel merk Samsung warna putih, sebuah handphone merk Samsung warna putih, dua buah gelang emas, dan sebuah kalung emas yang diketahui milik korban.

“Ketiga pelaku ini bekerja sebagai buruh proyek di seputaran TKP. Ketika melihat pemilik rumah pulang kampung, mereka lalu masuk dengan cara melompat tembok dan mengambil barang-barang milik korban. Aksi pencurian dilakukan sebanyak tiga kali saat korban tidak di rumah,” jelas Kasat Reskrim. (agw)