Bea Cukai Support Arak Tradisional Tembus Pasar Internasional

Bea Cukai Denpasar usai Sharing Session Cukai dengan Toko Bebas Bea dan ACS. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kantor Bea Cukai Denpasar secara serius men-support arak tradisional dan MMEA lokal menembus pasar internasional. Hal itu terungkap saat Bea Cukai Denpasar mengadakan Sharing Session Cukai penggalian potensi kerjasama pengembangan pasar.

Kegiatan sharing session yang diinisiasi oleh Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai I dan III, Nyoman Chandra dan Putu Arjaya ini, Bea Cukai Denpasar ini menghadirkan pengusaha Toko Bebas Bea (TBB) Inti Dufree Promosindo (IDP), TBB Dufrindo Internasional serta perusahaan penyedia jasa katering maskapai PT. Aerofood Indonesia (ACS) dan produsen Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dibawah wilayah kerja Kantor Bea Cukai Denpasar.

“Bea Cukai Denpasar ingin menjembatani para pengusaha yang akan memberikan peluang pengembangan produk terhadap pasar internasional,” ucap Kepala Bea Cukai Denpasar Abdul Kharis melalui siaran pers, Minggu (19/5/2019).

Abdul Kharis mengatakan, dalam hal menjembatani dan membuka peluang pengguna jasa terhadap pangsa pasar international, Bea Cukai Denpasar menyelenggarakan dua sesi sharing session yang mempertemukan sepuluh produsen MMEA skala kecil dengan pengusaha TBB IDP dan TBB Dufrindo Internasional serta delapan produsen MMEA skala besar dengan pengusaha ACS.

“Dalam kesempatan tersebut TBB dan ACS sangat antusias dan berharap pabrik dapat memenuhi kriteria produk untuk dapat masuk dan dipasarkan melalui TBB dan ACS. Kriteria tersebut antara lain kualitas rasa, desain kemasan produk, range harga yang kompetitif, dan kontinuitas produksi yang stabil,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, persaingan harga sering menjadi kendala rendahnya daya jual produk lokal di pangsa pasar internasional. Melalui ekspos dan pemasaran melalui TBB dan ACS, produsen MMEA akan mendapatkan fasilitas pembebasan cukai yang dengannya mampu menekan harga secara signifikan.

“Atas fasilitas pembebasan ini, produsen MMEA dapat secara percaya diri mengekspos produk mereka di pasaran internasional dengan range harga yang lebih kompetitif. Pabrikan sangat antusias dan merasa sangat terbantu atas inisiasi yang dilakukan Bea Cukai Denpasar dalam menjembatani pertemuan yang membuka lebar peluang kerjasama ini,” paparnya.

Dalam taraf menjembatani lanjut Abdul Kharis, Bea Cukai Denpasar menyerahkan kelanjutan penjajakan kerjasama ini secara business to business antara TBB dan ACS dengan produsen MMEA dengan tetap memonitor perkembangannya.

“Sesuai fungsi dalam industrial assistance, Bea Cukai Denpasar bertanggung jawab melakukan berbagai upaya fasilitasi kemudahan dan ekspansi usaha lokal. Bea Cukai Denpasar berharap pendekatan-pendekatan semacam ini mampu secara efektif membuka jalan bagi pengusaha lokal menuju ekspos produk ke pangsa pasar global. Bea Cukai Denpasar, BRIGHT. Bea Cukai, MAKIN BAIK!,” pungkas Abdul Kharis. (agw)