Kapolresta Denpasar Apresiasi Kinerja Anak Buahnya Ungkap Komplotan Pencuri WN Rusia

Kombes Pol. Ruddi Setiawan beri ucapan terima kasih kepada Kasat Reskrim Kompol I Wayan Arta Ariawan. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Keberhasilan personel Satreskrim Polresta Denpasar dalam mengungkap tindak pidana pencurian dengan kekerasan (perampokan) yang dilakukan komplotan WN Rusia mendapat apresiasi dari Kapolresta Denpasar berupa ucapan terima kasih kepada sebanyak 55 personel Satreskrim.

“Pemberian ucapan terima kasih ini sebagai bentuk motivasi kepada anggota untuk bekerja dan berprestasi lebih baik kepada Kesatuan,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan saat memberikan ucapan usai memimpin upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional ke 11, Senin (20/5/2019) di Mapolresta Denpasar.

Selain 55 personel Reskrim, ucapan terima kasih juga diberikan kepada 26 personel Satresnarkoba atas prestasi pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba, serta 22 personel satuan kerja (satker) dan Polsek jajaran yang memiliki dedikasi dan loyalitas di satuan masing masing dalam bekerja.

Selain sebagai apresiasi kata Kapolresta, pemberian ucapan juga untuk memotivasi personel lainnya yang belum menerima untuk berbuat maksimal kepada kesatuan dengan meminimal adanya pelanggaran bagi personel.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan karena sudah melakukan perbuatan yang melebihi kewajiban dinasnya. Semoga semakin gigih dan terus bersemangat untuk bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 diikuti seluruh personel Polresta Denpasar dan Polsek jajaran. Dalam sambutannya yang dibacakan Kapolresta Denpasar, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyatakan bahwa upacara ini sebagai bentuk semangat Kebangkitan Nasional yang tidak akan pernah memudar dan meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara.

“Bangsa ini adalah bangsa yang besar, meskipun kita mempunyai perbedaan namun itu tidak menjadi halangan bagi kita untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta ketertiban nasional,” ucap Menkominfo Rudiantara. (agw)