Peringati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia, Pemkot Denpasar Gelar Aksi Bersih-Bersih

Aksi bersih-bersih di bantaran sungai, serangakain peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon serta pelepasan ikan dan burung di kawasan Bantaran Sungai Taman Pancing Pemogan, Jumat (14/6/2019). Kegiatan ini digelar serangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia yang mengangkat tema “Biru Langitku, Hijau Bumiku”.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DWP Kota Dennpasar, Ny. Kerti Rai Iswara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Ketut Wisada, Anggota DPRD Kota Denpasar, Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Denpasar, aparat desa, kalangan swasta, pelajar, serta unsur instansi terkail lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Ketut Wisada mengatakan, kegiatan bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon serta pelepasan ikan dan burung itu dilakukan untuk mendorong agar masyarakat peduli dengan lingkungan sekitarnya.

Ditambahkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Kota Denpasar diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat agar lebih bijaksana dalam mengelola sampah plastik, sehingga sampah plastik yang merupakan jenis sampah sulit terurai ini dapat dikurangi.

Ketut Wisada lebih lanjut mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Kota Denpasar dilaksanakan beragam kegiatan seperti gerakan bersih-bersih sampah plastik di Pantai Mertasari, Sanur,  gerakan bakti penghijauan pemuda dan peringatan hari lingkungan hidup dengan menanam pohon flamboyan di Bantaran Sungai Badung.

Selain itu juga dilaksanakan gerakan kebersihan lingkungan di desa dan kelurahan maupun di organisasi perangkat daerah, serta pengujian kualitas air sungai, uji emisi dan pameran lingkungan yang dilaksanakan di Depan Museum Bali.

“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini selain untuk menjaga kebersihan lingkungan juga sebagai bentuk edukasi agar kedepannya masyarakat tidak lagi secara gampang membuang sampah ke sungai dan gorong-gorong yang dapat berakibat fatal mencemari wilayah pantai,” ujarnya. (tra)

Total Page Visits: 5 - Today Page Visits: 1