Ditangkap saat Ambil Sabu, Terapis Spa Asal Bogor Dituntut 2 Tahun Penjara

Terdakwa Siti Mintarsih (37) dituntut dua tahun penjara. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Wanita asal Bogor, Jawa Barat, Siti Mintarsih (37) yang di muka sidang mengaku berprofesi sebagai terapis spa freelance menitikkan air mata saat dituntut hukuman dua tahun penjara. Wanita yang tinggal di Jalan Antasura, Denpasar Utara ini, diadili dan dituntut karena sebelumnya ditangkap saat mengambil narkotika jenis sabu 0,39 gram.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewa Lanang Arya Raharja dalam tuntutannya, Rabu (10/7/2019), menyatakan terdawa terbukti bersalah tanpa hak menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri. Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika.

“Terdakwa terbukti tanpa hak menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri.  Memohon agar majelis hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun,” ujar jaksa dihadapan majelis hakim pimpinan I Dewa Budi Watsara.

“Terdakwa sudah dengar kan dituntut dua tahun penjara. Sekarang silahkan berunding dengan pengacaranya apakah mengajukan pembelaan tertulis atau lisan,” saran Budi Watsara.

Setelah berunding, melalui tim kuasa hukumnya, terdakwa langsung mengajukan pembelaan secara lisan yang intinya mohon keringanan hukuman. “Kami mohon keringanan hukuman karena terdakwa merupakan tulang punggung keluarga,” pinta kuasa hukum terdakwa.

Untuk diketahui, dalam sidang sebelumnya, terdakwa mengaku terus terang sering menggunakan sabu. Tedakwa mengkonsumsi sabu dengan alasan untuk menambah stamina saat menjalankan profesinya sebagai terapis spa.

Terdakwa ditangkap polisi pada 10 Februari 2019 sekira pukul 19.00 WITA di depan rumah Nomor 2A Desa Tonja. Saat itu terdakwa tertangkap tangan saat mengambil tempelan sabu.

Kepada petugas terdakwa mengaku sabu seberat 0,39 gram yang diambil itu adalah miliknya yang dibeli seharga Rp700.000 dari Apung yang berada dalam LP Kerobokan. Karena terdakwa tidak memiliki izin atas kepemilikan barang haram tersebut, terdakwa pun digiring ke kantor Polisi. (sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *