Gempa 4,9 SR Kagetkan Warga Denpasar, Jembrana, Banyuwangi dan Jember

Gempa berkekuatan 4,9 SR dirasakan warga Denpasar, Jembrana, Banyuwangi dan Jember.

Beritabalionline.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan 4,9 SR mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa pada Senin (12/8/2019), pukul 05.51.32 WIB mengagetkan warga Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana (Bali), Banyuwangi, dan Jember (Jawa Timur).

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan 5,0 SR yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 4,9 SR. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,92 LS dan 113,89 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 189 Km arah barat daya Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali pada kedalaman 68 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (Thrust Fault),” terang Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono ST Dipl Seis MSc melalui rilis pada media.

Rahmat mengatakan, dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Denpasar, Kuta, Banyuwangi dan Jember. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda yang digantung bergoyang ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Hingga pukul 06.12 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3 kali gempa bumi susulan (aftershocks),” demikian Rahmat. (sut)