Kebakaran di Gunung Batukaru Berhasil Dipadamkam

Puncak Gunung Batukaru saat terbakar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kebakaran di Gunung Batukaru, Penebel, Tabanan mendapat atensi khusus dari Gubernur Bali Wayan Koster. Usai menerima laporan dari Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Gubernur Bali langsung memerintahkan Kalaksa BPBD Provinsi Bali untuk bertindak cepat lakukan koordinasi penanganan.

“Kerahkan personel, tolong segera koordinasi penanganan dan amankan warga, kerahkan tim dan peralatan yang ada, segera bertindak,” ucap Kalaksa BPBD Bali Made Rentin, Selasa (13/8/2019) menirukan perintah Gubernur Bali.

Pasca menerima perintah, Made Rentin bersama personel BPBD langsung bertindak cepat. Senin (12/8/2019) malam hingga sekitar pukul 03.15 WITA, ia berada di Pelataran Pura Batukaru bersama Wakil Bupati Tabanan, Sekda, Asisten II, Wakapolres, Camat, Jero Bendesa dan unsur masyarakat.

Dikatakan, setelah bertugas dari malam sampai pagi, sekitar 100 orang warga turun dan akan digantikan oleh kelompok berikutnya.

“Tentu tidak bisa bekerja penuh (full), diberlakukan bergantian atau tugas kelompok,” tuturnya.

Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WITA, kembali diberangkatkan kelompok kedua dari unsur masyarakat bersama petugas gabungan (BPBD, TNI, POLRI & Relawan). Total sebanyak 89 orang dengan rincian dari arah barat (pujungan) 70 orang, 3 orang dari Jatiluwih, dan sisanya 16 orang dari Posko di Pura Batukaru.

“Pada Pukul 06.30 WITA, kami menerima rekaman video dari warga yang bertugas di puncak, video tersebut menunjukkan bahwa api sudah padam, tinggal menunggu proses pendinginan,” kata Rentin.

Untuk memastikan kondisi ini benar-benar aman (api padam), kelompok yang mendaki tadi pagi bertugas melakukan assesment dan penanganan lanjutan serta memastikan bahwa api benar-benar padam serta tidak ada sebaran lagi, mengingat faktor angin bisa memperparah kondisi.

Sementara itu, pihak pengelola Kawasan Pura Batukaru mengaktifkan posko dengan melaksanakan tiga peran atau fungsi utama yaitu penyiapan logistik (makan & minum) bagi petugas, pelayanan informasi, dan pelayanan kesehatan bagi para petugas yang selesai mendaki. Khusus untuk Pos Layanan Kesehatan dibantu tenaga medis dan ambulans dari Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tabanan.

“Sampai hari ini dilaporkan nihil korban jiwa maupun harta benda, serta kondisi tempat suci Umat Hindu di Puncak Gunung Batukaru yaitu Pura Luhur Pucak Kedaton dalam kondisi aman terkendali,” terangnya.

“Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan, serta melihat kondisi di sekitar tempat tinggal masing-masing dan mewaspadai kemungkinan terjadinya berbagai potensi dan ancaman bencana. Mari kenali potensi bahaya atau ancamannya, siapkan strateginya, maka kita siap untuk selamat, ini proses yang mesti kita lewati bersama untuk mewujudkan budaya sadar bencana,” ucap Made Rentin. (agw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *