Terbukti Produksi Kokain, WN Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

Terdakwa Ryan Scott Williams. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Ryan Scott Williams (45), benar-benar kurang beruntung. Pasalnya, pria kelahiran Sydney yang terjerat kasus narkotika jenis kokain ini dihukum lumayan berat, yaitu 5 tahun penjara. Padahal pada sidang sebelumnya, terdakwa yang didampingi pengacara Edward Pangkahila oleh jaksa dituntut hukuman hanya 15 bulan.

Saat itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anak Agung Suarja Teja Bhuawa dalam tuntutanya menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahguna Narkotika golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Namun, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (15/8/2019) majelis hakim pimpinan Bambang Ekaputra bependepat lain dengan jaksa Kejari Badung itu. Majelis dalam amar putusannya menyatakan terdakwa terbukti bersalah memproduksi Narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 113 ayat (2) UU Narkotika.

“Terdakwa terbukti bersalah memproduksi narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman. Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 tahun,” tegas Hakim Bambang Ekaputra dalam amar putusanya. Atas putusan itu, baik terdakwa maupun jaksa sama-sama menyatakan pikir-pikir.

“Kami pikir-pikir yang mulia,” ujar jaksa yang akrab disapa Gung Teja.

Sebagaimana dalam surat dakwaan JPU menunturkan bahwa terdakwa ditangkap petugas kepolisian Polda Bali berdasarkan adanya informasi dari masyarakat. Informasi itu menyebutkan, terdakwa diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotik.

Berbekal informasi itu, petugas kepolisian melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Terdakwa ditangkap di villa yang ditempatinya di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan pakaian, badan terdakwa, serta tempat terbuka dan tertutup lainnya. Ditemukan di ruang ganti berupa dua buah piring kaca bening yang berisi serbuk warna putih. Diduga mengandung sediaan narkotik jenis kokain, dengan berat masing-masing 14,02 gram netto dan 24,70 gram netto.

Selain itu petugas juga menemukan 5 paket plastik klip bening berisi serbuk warna putih mengandung sediaan narkotik jenis kokain. Berat keseluruhan 4,38 gram netto. Selain itu, beberapa barang bukti terkait juga ditemukan petugas kepolisian. (sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *