Wabup Suiasa Serahkan Punia Rp1,9 M Karya Mamungkah di Petitenget

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasasat menyerahkan punia di Pura Dang Kahyangan Petitenget Kerobokan.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa Hadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama lan Segara Ketih di Pura Dang Kahyangan Petitenget Kerobokan, Senin (9/9/2019).

Karya dipuput oleh tiga sulinggih diantara Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Griya Tegal Lingga, Ida Pedanda Buda Gede Jelantik dari Griya Sari Ubud dan Ida Rsi Bujangga W. Kertha Bhuwana dari Griya Batur Giri Murti Gelogor Depasar. Turut hadir Ketua DPRD Putu Parwata, Camat Kuta Utara A.A Arimbawa, Tokoh masyarakat setempat serta Pimpinan OPD terkait.
Pada kesempatan tersebut Wabup Suiasa menyerahkan dana punia untuk membantu pelaksanaan yadnya masyarakat sebesar Rp. 1,9 M yang diserahkan kepada panitia karya. Wabup Suiasa mengatakan dengan dilaksanakannya yadnya ini diharapkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan saling menghormati sehingga lingkungan Kerobokan menjadi aman dan nyaman.
“Mari kita jaga kesucian pura, dengan adanya keseimbangan antara bhuawana agung dan bhuawana alit sehingga terwujud masyarakat Badung yang lebih baik lagi” ujar Wabup Suiasa.
Sementara itu Ketua Panitia Ngurah Putra melaporkan terkait rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama lan Segara Ketih di Pura Dang Kahyangan Petitenget sudah dimulai sejak 15 agustus lalu dengan matur piuning dan ngaturang pejati. Puncak Karya akan dilaksanakan pada (11/9) nanti yang akan dipuput enam sulinggih, penyineban dilaksanakan pada (18/9). Keseluruhan Karya dipuput oleh 16 sulinggih dari Siwa, Buda maupun Bujangga.
Bendesa Adat Kerobokan A.A Putu Sutarja menambahkan, sejak tahun 2016 penataan halaman dan parkir Pura Petitenget sudah dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp.8 M. Pada tahun 2017 Desa Adat Kerobokan juga dibantu penataan jalan, patung dan renovasi wantilan, di Tahun 2018 dilaksanakan renovasi Pura, dan baru di tahun 2019 bisa dilaksanakan upacara Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama lan Segara Ketih di Pura Dang Kahyangan Petitenget yang menghabiskan biaya sekitar Rp.6 M yang berasal dari urunan krama dan kas Desa Adat. (riz)

 

Total Page Visits: 13 - Today Page Visits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *