Kivlan Zen Pakai Kursi Roda Hadiri Sidang Perdana di PN Jakarta Pusat

Kivlan Zen jalani sidang perdana kepemilikan senjata spi ilegal. (foto : net)

Beritabalionline.com – Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Kivlan Zen menjalani sidang perdana kasus kepemilikan senjata api ilegal, hari ini. Pantauan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kivlan memasuki ruang sidang dengan memakai kursi roda pukul 14.00 WIB.

Mengonfirmasi kepada pengacaranya, Tonin Tachta, Kivlan menggunakan bantuan kursi roda karena kondisi kesehatannya yang kurang baik.

“Kalau sehat hadir, dipaksain juga siap, begitu saja, mungkin dibopong atau pakai kursi roda. Ya liat saja lah dari Jaksa gimana bawanya,” terang Tonin kepada awak media, Selasa (10/9/2019).

Di ruang sidang, Kivlan terlihat sedikit pucat dan tak mengucapkan sepatah kata pun saat disapa awak media. Terlihat, Kivlan hanya melambaikan tangan dengan lurus ke meja hijau.

Sementara Dwitularsih Sukowati, istri dari terdakwa Kivlan Zen berurai air mata menjelang dimulainya sidang perdana kasus kepemilikan senjata api ilegal. Pantauan di lokasi, selain menangis, Dwitularsih juga kerap memeluk dan menyeka mata sang suami yang juga menitikan air mata.

Keduanya lalu berbincang secara personal di serambi meja terdakwa. Momen haru tersebut langsung menyedot perhatian ruang sidang dengan mengabadikannya dengan jepretan foto.

Seperti diketahui, polisi menetapkan Kivlan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal dalam kasus dugaan percobaan pembunuhan berkait aksi demonstrasi berujung ricuh di Bawaslu Jakarta pada 21-22 Mei 2019.

Namun demikian Kivlan membantah, dan mengatakan senjata dimilikinya hanya sebagai alat pertahanan diri karena mengaku merasa terancam. Kendati begitu, penyidikan kepolisian tetap menjatuhkan status tersangka pada Kivlan sejak 29 Mei 2019 dan dijebloskan ke tahanan Guntur. *itn

 

Total Page Visits: 20 - Today Page Visits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *