Edarkan Sabu, Residivis Curanmor Diringkus Polisi

Kasat Resnarkoba Polres Bangli Iptu I Gede Sudiarna Putra tunjukkan BB milik tersangka. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kasus maraknya peredaran narkoba di wilayah pelosok bukan isapan jempol. Ini terlihat saat Satresnarkoba Polres Bangli meringkus pengedar sabu berinisial GSR.

“Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti satu paket sabu seberat 1,20 gram bruto,” terang Kasat Resnarkoba Polres Bangli Iptu I Gede Sudiarna Putra saat ekspose penangkapan di, Kamis (19/9/2019) di Mapolres Bangli.

Kasat Resarkoba mengatakan, pelaku masuk dalam target Operasi Antik Agung 2019 yang digelar Polres Bangli. Hasil penyelidikan, diperoleh informasi jika pelaku terlihat di seputaran Desa Demulih, Bangli.

Tanpa buang waktu, petugas melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku di depan pos kamling di Jalan Raya Manuksuari, Desa Demulih, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli dua hari lalu.

“Barang bukti sabu ditemukan pada tangan kanannya. Tersangka ini merupakan pengedar sekaligus pengguna barang haram tersebut”,Ujar Kasat Narkoba

Selain sabu dengan berat 1,20 gram bruto atau 0,98 gram netto, petugas juga mengamankan satu buah plaster bening, satu buah dobel tape kecil, satu buah kulit rokok, sepeda motor beserta STNK, dan satu buah handphone merk Vivo warna biru.

“Pelaku merupakan residivis atas kasus pencurian sepeda motor dan baru lima bulan menghirup udara bebas,” jelas Kasat.

Pelaku dijerat pasal primer 114 ayat (1), UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun dan denda paling sedikit Rp10 miliar, atau pasal subsider 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling ringan 4 tahun dan denda paling sedikit Rp800 juta. (agw)