Tangkal Hoax, Perkuat Literasi Media

Diskominfos Provinsi Bali bersama Diskominfo Gianyar menggelar diskusi untuk memperkuat literasi media di zaman serba teknologi, di UPT. LTSP Ketenagakerjaan, Desa Buruan, Blahbatuh.(foto: yesi)

Beritabalionline.com – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali bersama Diskominfo Kabupaten Gianyar menggelar diskusi untuk memperkuat literasi media di zaman serba teknologi saat ini di UPT. LTSP Ketenagakerjaan, Desa Buruan, Blahbatuh, Kamis (19/9/2019).

Kabid Pengembangan Komunikasi Publik, Diskominfos Bali, Ida Bagus Agung Ludra mewakili Kepala Diskominfos Provinsi Bali mengatakan, perkembangan teknologi saat ini secara global sangat pesat. Khususnya di bidang informasi dan komunikasi. Perubahan ini membawa dampak signifikan terhadap kondisi kehidupan manusia dari berbagai bidang.

Efeknya, lanjut dia, juga menimbulkan potensi bagi masyarakat untuk menjadi korban dari kemajuan teknologi itu. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, bisa tersangkut kasus hukum jika minim pengetahuan untuk menggunakan teknologi informasi dengan bijak. ”Disinilah peran penting literasi media, untuk menyaring informasi dengan baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, literasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami, menganalisa, serta mendekonstruksi setiap berita media. Juga memberi pemahaman tentang tata cara bermedia sosial dengan benar. Literasi media punya peran penting agar publik cerdas dan kritis dalam menerima informasi yang masif di internet. ”Tangkal hoax!,” tegas Agung Ludra.

Dalam sambutan Bupati Gianyar, yang dibacakan Kepala Diskominfo Kabupaten Gianyar Cokorda Gde Rai Widiarsa mengatakan, hadirnya Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) bertujuan memberi rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara TI.

Adanya sanksi pidana atas pelanggaran UU ITE diharapkan dapat membuat masyarakat menggunakan medsos secara bijaksana. ”Banyak manfaat dari literasi media, antara lain menambah kosa kata, mengoptimalkan kerja otak, menambah wawasan baru, meningkatkan kemampuan interpersonal, melatih dalam hal menulis serta merangkai kata yang bermakna,” kata Cok Rai.(yes)