Simpan Sabu, Dua Sejoli Pasrah Diganjar Hukuman 20 Bulan Penjara

Ni Luh Gede Sumita Larasati dan I Made Sugiana di persidangan PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Sepasang kekasih atau sejoli, Ni Luh Gede Sumita Larasati (25) dan I Made Sugiana (33) yang ditangkap di penginapan Teratai 8 Jalan Bung Tomo, Denpasar usai mengambil tempelan sabu benar-benar bernasib mujur.

Bagiamana tidak, dalam sidang, Selasa (24/9/2019), kedua muda yang awalnya janjian kencan di penginapan ini hanya divonis 20 bulan atau 1 tahun 8 bulan penjara.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan I Gede Ginarsa dalam amar putusannya menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri.

Perbuatan kedua terdakwa sebagai mana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika. “Menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan delapan bulan,” tegas Hakim Gunarsa dalam amar putusannya.

Putusan ini, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Wayan Adi Antari yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan.

Atas putusan itu, kedua terdakwa langsung menyatakan menerima begitulah pula dengan jaksa.”Kami menerima putusan ini yang mulia,” sebut tim kuasa hukum terdakwa.

Diberitakan sebelumnya, kasus yang menjerat kedua terdakwa ini berawal saat terdakwa I, Ni Luh Gede Sumita Larasati dihubungi temannya yang bernama Dini (DPO) dan dimintai tolong untuk dibelikan sabu.

Atas permintaan itu, terdakwa I lalu menghubungi Didik (DPO) untuk membeli sabu seharga Rp. 700.000 yang dibayar melalui transfer ke rekening milik Rosikin. Karena tidak memiliki uang yang cukup, terdakwa I lalu menghubungi terdakwa II, Made Sugiana.

Awalnya terdakwa I menghubungi terdakwa II hanya untuk janjian menginap di penginapan Teratai 8 Jalan Bung Tomo. Namun setelah mereka bertemu, terdakwa I meminta kepada terdakwa II untuk mengirim kekurangan uang membeli sabu kepada Didik.

Singkat cerita, setelah uang ditransfer, Didik memberikan alamat pengambilan sabu yang dipesan terdakwa I yaitu di Jalan Cempaka Indah II. Setelah mengambil sabu, kedua terdakwa kembali ke penginapan.

Sampai di penginapan, terdakwa I menghubungi Dini dan mengatakan sabu pesanannya sudah siap. Namun sebelum Dini datang, kedua terdakwa terlebih dahulu diamankan polisi. Dari penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 0,31 gram bruto. (sar)