Kejari Badung Musnahkan Barang Bukti Tindak Kejahatan Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Barang bukti tindak kejahatan yang dimusnahkan Kejari Badung. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kejaksaan Negeri Badung, Bali, memusnahkan ratusan barang bukti tindak kejahatan yang mengandung zat adiktif hasil sitaan jajaran Polres Badung sepanjang Maret-September 2019 senilai ratusan juta rupiah, di Mengwi Badung, Rabu (9/10/2019).

Seizin Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta SIK, Kasat Narkoba Polres Badung AKP Ngurah Putu Sucahayadi SIP, didampingi KBO Satreskrim Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi SH MH menjelaskan, barang yang dimusnahkan merupakan barang bukti tindak kejahatan yang telah disidangkan dan telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu tidak hanya berupa sabu-sabu, ganja dan pil ekstasi, tetapi juga hasis, mushroom dan lain-lain yang nilainya ratusan jura rupiah.

Tidak hanya itu, petugas juga memusnahkan barak bukti alat kejatanan berupa HP dalam berbagai merk, satu buah kartu ATM dan berbagai kartu bording pas, celana, dompet, jaket, alat timbangan, korek api, pipet, serta serangkaian alat isap sabu-sabu dan lainnya.

“Total barang berjumlah ratusan, baik karena tersangkut pelanggaran undang-undang narkotika atau psikotropika, maupun undang-undang kesehatan,” katanya seperti yang ditirukan petugas pada Humas Polres Badung.

Kepala Kejaksaan Negeri Badung Sunarko mengungkapkan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 64 tindak pidana narkotika yang telah disidangkan di pengadilan dan telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Dikatakan, semua barang bukti yang dimusnahkan tersebut meliputi sabu-sabu seberat 323,1 gram, ganja 976 gram, ekstasi berupa pil 45 butir dan serbuk 795,58 gram, hasis 2.105 gram, mushroom 77,92 gram, dan lainnya terkait dengan kasus hukum yang dilanggar oleh para pelaku kejahatan.

Sunarko mengimbau masyarakat berhati-hati bila ada orang yang menawarkan sesuatu yang belum jelas asal-usulnya, apalagi menjual atau memakai barang dengan zat adiktif seperti narkotika dan sejenisnya, karena sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Saya berharap pelanggaran tindak kejahatan apapun, terlebih narkotika, belakangan menjadi semakin sedikit di Kabupaten Badung. Mari kita perang melawan narkotika, kita kejar sampai ke akar-akarnya,” ujar Kajari Badung menandaskan.

Melalui kerja sama yang baik dari semua elemen masyarakat, Kajari menyatakan keyakinannya di tahun-tahun mendatang tidak ada lagi barang sitaan yang harus dimusnahkan, karena Kabupaten Badung telah benar-benar terbebas dari peredaran narkotika. (ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *