Polri Tolak Laporan Kekerasan Fisik yang Dialami Wartawan saat Liput Demo di DPR

Demo mahasiswa tolak RUU KUHP di Depan Gedung DPR berujung bentrok dengan polisi.

Beritabalionline.com – Laporan yang dilayangkan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan LBH Pers ke Bareskrim Mabes Polri ditolak. Laporan itu terkait dugaan kekerasan fisik yang dialami oleh Jurnalis Tirto.id Haris Prabowo (24) dan Jurnalis Narasi TV Vany Fitria saat meliput unjuk rasa di Depan Gedung DPR/MPR.

“Petugas belum bisa menerima laporan dari teman-teman kita yang menjadi korban kekerasan,” kata Ketua Divisi Advokasi AJI Jakarta, Erick Tanjung di Mabes Polri, Rabu (9/10/2019).

Erick mengaku kecewa. Menurut dia, polisi tidak sungguh-sungguh mengusut kasus yang berhubungan dengan Undang-Undang Pers.

“Kita melihat karena pelakunya petugas kepolisian jadi aparat hukum enggan untuk menangani perkara ini dengan sungguh-sungguh,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LBH Pers Ade Wahyudin mengatakan, pihaknya telah melampirkan sejumlah bukti-bukti untuk memperkuat laporan tersebut. Di antaranya foto, saksi, dan rekaman video.

“Ada foto, foto itu saat jurnalisnya sedang dipiting dan dibawa mobil tahanan. Mungkin juga ada rekamannya, rekaman terkait dengan penolakan dan perdebatan saat dibawa ke mobil tahanan, dan saksi, banyak saksi banyak melihat. Dan teman-teman jurnalis juga banyak di lapangan. Dan karena banyak teman-teman jurnalis banyak di lapangan, akhirnya tidak dimasukan ke mobil tahanan,” papar dia.

Sayangnya, Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Bareskrim Mabes Polri enggan menanggapi. Mereka malah menyarankan melaporkan ke Propram atau menyurati Kabareskrim.

“Mereka selalu mengarahkan ini harus ke propam dulu atau mengarahkan langsung ke Kabareskrim. Artinya bukan lewat jalur laporan polisi,” ujar dia.

Terpisah, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra, belum mau berkomentar banyak terkait ditolaknya laporan tersebut.

“Nanti saya konfirmasi dulu. Kenapa bisa ditolak. Soalnya kan baru tadi laporannya,” ucap dia di Divisi Humas Mabes Polri. (itn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *