Keluarga Koban Peringati Tragedi Bom Bali yang Menewaskan 202 Orang

Keluarga korban bom Bali peringati 17 tahun tragedi kemanusiaan di Monumen Bom Bali. (foto : Antara)

Beritabalionline.com – Sejumlah wisatawan mancanegara, termasuk beberapa keluarga korban bom Bali 2002 asal Negeri Sakura (Jepang), Takako Suzuki, Sabtu (12/10/2019) mendatangi Monumen Bom Bali di Ground Zero, Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, untuk memperingati tragedi bom Bali 2002.

Keluarga pasangan suami istri tersebut mendatangi Monumen Bom Bali yang berlokasi di Ground Zero, Legian, Kuta, tempat tragedi bom Bali pertama. Mereka mendoakan keluarganya yang menjadi korban atas peristiwa kelam itu.

“Saya setiap tahun datang ke sini untuk peringatan Bom Bali, di mana keluarga saya menjadi salah satu korban,” tutur Takako Suzuki, ibunda dari korban Kosuke Suzuki saat ditemui awak media usai mendoakan keluarganya yang menjadi korban aksi teror tersebut di Monumen Bom Bali.

Takako menceritakan, anaknya meninggal dunia bersama istrinya saat tragedi Bom Bali pertama. Ia juga mengungkapkan, kepergian anaknya sangat sulit dilupakan, namun dirinya tetap menerima tragedi kemanusiaan yang menewaskan 202 orang dari 21 negara tersebut.

“Hal ini sangat menyedihkan, tapi kita masih semangat. Itu sangat sulit tapi harus (ikhlas). Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak termasuk Pemerintah Daerah dan masyarakat Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Chiba Hirohisa selaku Konsulat Jepang untuk Bali menyampaikan, hari ini adalah tahun peringatan Bom Bali yang terjadi pada tahun 2002 yang lalu.

“Ini sudah 17 tahun dan (peristiwa itu) menimbulkan banyak korban, diantaranya ada dua warga negara Jepang, anak-anak mereka sepasang suami istri. Sudah berlalu 17 tahun, tapi kesedihannya masih terasa sekali dan setiap tahun mereka datang untuk memperingati Bom Bali,” terangnya.

Chiba berharap peristiwa Bom Bali tidak terulang lagi. Karena itu adalah harapan semua orang.

“Mudah-mudah tidak terjadi peristiwa seperti ini dan jangan terjadi lagi. Karena itu harapan semua orang terutama masyarakat Bali dan Indonesia, serta masyarakat Jepang dan seluruh dunia,” harappnya.

Ia juga berterimakasih kepada pemerintah Indonesia dan khususnya pemerintah Bali dan terutama bagi semua masyarakat yang ikut mendukung dan membantu keluarga korban. (tra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *