Terduga Teroris Ditangkap di Bali Satu Jaringan dengan Penyerang Wiranto

Rumah kos terduga teroris di seputaran Jalan Sedap Malam, Denpasar. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri menangkap dua orang terduga teroris berinisial AT (45) dan ZAI (14). Keduanya ditangkap di Jalan Raya jurusan Denpasar – Gilimanuk saat mereka hendak menuju Banyuwangi, Jawa Timur.

“Selain kedua terduga teroris, saat penangkapan, di dalam mobil juga ada tiga orang lain, salah satunya perempuan. Namun siapa tiga orang itu belum diketahui,” kata sumber di lapangan, Sabtu (12/10/2019).

Sumber yang mewanti-wanti agar identitasnya tidak disebut menambahkan, AT dan ZAI yang ditangkap, Jumat (11/10/2019) dini hari berstatus bapak dan anak. AT mempunyai keterkaitan dengan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

JAD yang berafiliasi kepada kelompok ISIS ini terlibat dalam penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pendeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

“AT berada satu grup dengan Abu Rara, pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto. AT merencanakan Amaliyah di wilayah Bali, dan sudah melakukan survei-survei,” ucap sumber.

Saat didatangi Beritabalionline.com, kamar kos yang dihuni AT dan keluarganya di seputaran Jalan Sedap Malam tampak terkunci. Di teras kamar kos yang disewa Rp600 ribu perbulan ini tampak berserakan kawat besi.

Salah satu penghuni kos bernama Diana Putra menerangkan, dalam keseharian AT membuat kerajinan dari besi yang dilas. AT tinggal di sana bersama istri dan anaknya.

“Kalau ketemu ibunya nyapa, tapi saya tidak tau sejak kapan mereka mulai tinggal di sini karena saya juga baru,” ucapnya. (agw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *