Bupati Indramayu Ditangkap KPK Terkait Dugaan Kasus Suap

Bupati Indramayu, Supendi.

Beritabalionline.com – Sebanyak delapan orang dijaring penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Indramayu, Supendi. Selain itu, duit ratusan juta turut diamankan penyidik.

“Jadi total 8 orang,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2019).

Delapan dari lima orang yang diamankan tim penindakan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK. Sementara tiga lainnya masih dalam perjalanan.

“(Yang diamankan dari unsur) bupati, ajudan, pegawai, rekanan dan Kepala Dinas dan beberapa pejabat dinas PU lain,” kata Febri.

“Saat ini, lima yang dibawa ke Gedung KPK, termasuk bupati sedang dalam proses pemeriksaan intensif,” terangnya.

Penangkapan terhadap mereka dilakukan karena diduga melakukan tindak pidana korupsi suap. “Uang sekitar seratusan juta, sedang dihitung,” kata Febri.

Sesuai KUHAP ada waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan orang-orang yang diamankan.

Bersama Supendi, tim lembaga antirasuah juga mengamankan tujuh orang lainnya beserta uang ratusan juta yang masih dalam perhitungan.

Penangkapan terhadap mereka diduga berkaitan dengan tindak pidana suap terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Ada dugaan transaksi terkait proyek di Dinas PU,” ungkap Febri.

Sementara Wakil Bupati Indramayu, Jawa Barat Taufik Hidayat membenarkan bahwa Bupati Supendi dibawa oleh KPK pada Selasa (15/10/2019) dini hari, namun dia tidak tahu persis kasus apa yang menjerat.

“Yang pertama prihatin ya, bupati kita dibawa oleh KPK,” kata Taufik di Indramayu, Selasa (15/10/2019), seperti dikutip Antara.

Taufik mengatakan, meskipun Bupati Supendi telah dibawa KPK, namun dia masih tidak tahu secara persis kasus apa yang menjeratnya. Dia menuturkan sampai saat ini belum bisa menyampaikan apa pun, karena KPK juga belum merilis kasusnya.

“Tapi masih tetap kita pegang azas praduga tak bersalah, karena kita belum tahu dan KPK juga belum merilis,” ujarnya.

Bupati Indramayu ditangkap di rumah orang tuanya di Kecamatan Bongas, setelah ditangkap penyidik KPK menggeledah di Kantor Pendopo Bupati dan Kantor PUPR di Jalan Pahlawan. (itn)