Mengaku Anggota BIN, Seorang Pria Diamankan Polisi

Polresta Denpasar saat menggelar Operasi Zebra Agung 2019. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Polisi mengamankan seorang pria saat menggelar Operasi Zebra Agung 2019 di seputaran Jalan Mahendradata, Denpasar Barat. Pasalnya pria tersebut mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) saat akan ditilang.

“Ketika kami periksa identitasnya memang ada. Namun setelah kami laporkan ke BIN untuk dicek, yang bersangkutan ternyata bukan anggota BIN. Orang tersebut langsung ditangani oleh Reskrim dan intelijen TNI,” terang Wakasat Lantas Polresta Denpasar, Iptu Kanisius Franata saat dikonfirmasi, Kamis (6/11/2019) di Mapolresta Denpasar.

Saat dikonfirmasi terpisah tentang oknum masyarakat yang sempat diamankan karena mengaku sebagai anggota BIN, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan meminta agar awak media menghubungi Kabag Ops Polresta Denpasar.

“Silahkan berkoordinasi dengan Kabag Ops terkait itu ya,” ucap Kasat Reskrim Kompol Wayan Arta melalui pesan WhatsApp.

Sementara terkait hasil Operasi Zebra Agung 2019 yang digelar dari 23 Oktober hingga 5 November 2019, Wakasat Lantas menerangkan bahwa pihaknya melakukan tindakan berupa tilang kepada sebanyak 3.071 pelanggar.

“Kami juga menyita 539 SIM, 2.336 STNK dan 142 kendaraan,” bebernya.

Dikatakan, pelanggar yang paling banyak adalah pengendara motor, jumlahnya mencapai 2.198. Jenis pelanggaran yang sering ditemukan seperti tidak menggunakan helm, sepeda motor tanpa spion, knalpot brong, dan bentuk modivikasi lainnya.

“Kami sempat mengamankan 40 motor yang dikendarai oleh pelajar di Gor Ngurah Rai. Para siswa ini banyak yang tidak menggunakan helm,” jelasnya.

Ditambahkan, jumlah pelanggar yang ditilang saat Operasi Zebra Agung Tahun 2019, naik jika dibandingkan dengan jumlah pelanggar ketika Operasi Zebra Agung Tahun 2018. Tahun 2019 sebanyak 3.071 pelanggar ditilang, tahun 2018 jumlah pelanggar yang ditilang 2.534.

“Usia pelaku pelanggar paling banyak yaitu usia 26 sampai 30 tahun, yakni mencapai 675 orang, disusul usia 31 sampai 35 tahun sebanyak 523 orang,” papar Wakasat Lantas. (agw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *