Aniaya Sekuriti, Atlet Rugby Asal New Zealand Terancam 2 Tahun Penjara

Foto ilustrasi.

Beritabalionline.com – Polisi menetapkan WN New Zealand, David Tuiono Fifita (19) sebagai tersangka atas kasus pemukulan terhadap sekuriti Kafe La Favela Bali bernama Dani Irawan (33).

“Penetapan status tersangka sudah dilakukan sebelum 24 jam setelah penangkapan,” terang Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricky Fadlianshah melalui Kanit Reskrim Iptu Putu Ika Prabawa, Minggu (10/11/2019) di Mapolsek Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Putu Ika menyatakan, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi dalam kasus pemukulan ini. Atlet rugby di negaranya tersebut dijerat pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman pidana 2 tahun 8 bulan.

“Kalau dari pengakuan tersangka, dia hanya nyentuh pipi saja. Kemarin masih kesana kemari saat diperiksa. Hari ini akan kita periksa lagi,” jelasnya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara ini juga menambahkan jika aksi pemukulan dikarenakan pelaku dalam pengaruh minuman keras.

Sebelumnya saat melapor korban mengatakan, awalnya ia tengah berjaga di Pos III area parkir belakang La Favela di Jalan Kayu Aya gang Inti Kulit Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu (9/11/2019) sekitar pukul 01.50 WITA.

Ketika sedang duduk sambil bermain handphone, tiba-tiba wajahnya dipukul oleh seseorang. Korban yang terkejut spontan menoleh dan baru mengetahui yang memukulnya seorang bule.

Korban yang merasa kesakitan sempat mendekati pelaku untuk bertanya kenapa memukul. Pelaku sendiri berusaha kembali memukul korban namun berhasil dicegah oleh driver Go-Jek.

Bersamaan, tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta yang tengah melakukan atensi tempat hiburan malam di Jalan Oberoi Seminyak, memperoleh informasi terjadi pemukulan di La Favela.

Petugas lalu merapat ke TKP guna mengecek kebenaran informasi tersebut. Saat itu juga bule yang menginap di Hotel Bahama, Seminyak, Kuta, Badung ini langsung dibawa ke Mapolsek Kuta. (agw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *