Bali Loloskan 17 Pesilat ke PON 2020 di Papua

Gus Bota beri dukungan kepada atlet Pra Kualifikasi PON ke XX/2020 di Papua. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Anggota DPRD Provinsi Bali (Sekretaris Komisi IV) Bagus Alit Sucipta SH sekaligus Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bakti Negara Bali mengucapkan selamat kepada adik-adik atlet Cabor Pencak Silat yang telah berlaga di ajang Pra Kualifikasi Pon pada tanggal 13-16 November 2029 yang berlangsung di Jakarta.

“Saya Bagus Alit Aucipta dalam rangka memberikan motivasi dan dukungan atlet utk Pra Kualifikasi  PON ke XX Tahun 2020 di Papua, untuk cabang olahraga Pencak Silat,” ujar pria yang akrab dipanggil Gus Bota, Sabtu (16/11/2019).

Menurut dia, pihaknya memberikan motivasi dan semangat kepada adik adik yang berjuang untuk mendapatkan tiket PON 2020 mendatang.

“Di sini saya liat persaingan sangat ketat terlebih lagi ada kontingen Jawa Barat yg merupakan atlet senior dan mempunyai jam terbang yang tinggi. Tapi kita tidak kalah karena semangat para atlet yg luar biasa dan bermental juara. IPSI Bali bisa meloloskan 12 kategori tanding dan 5 di kategori seni. Jadi, kita meloloskan 17 atlet pencak silat  ke PON dari 19 kelas yang di pertandingkan. Dari 17 kelas yg lolos, 13 kelas merupakan pesilat dari Perguruan Bakti Negar,” katanya.

Gus Bota melanjutkan, seperti  diketahui bersama pencak silat sebagai pendulang emas terbanyak untuk Provinsi Bali, yang menjadi PR ke depan untuk menghadapi PON tahun 2020 yang akan datang. Diharapkan KONI Bali memberikan perhatian kepada atlet yang akan berlaga di PON yang akan datang.

“Mulai dari pembinaanya persiapannya dan fasilitas karna atlit tanpa persiapan yang maksimal tidak akan bisa mendapatkan hasil yg maksimal juga, karena di tangan adik- adik ini kita akan gantungkan untuk mengharumkan nama Provinsi Bali di arena PON ke XX yang akan datang,” pintanya. (tra)