Kunjungi Balita Korban Kekerasan, Menteri PPPA: Pelaku Harus Diproses Hukum Agar Jera

Menteri PPPA Bintang Puspayoga menengok bocah korban kekerasan di RSUP Sanglah Denpasar. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Kasus penganiayaan terhadap bocah berinisial KMW (2) yang dilakukan pria bernama Ari Juniawan (22) mendapat perhatian serius dari sejumlah pihak.

Tak terkecuali Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

“Setelah ditangani tim medis (korban) sudah membaik. Sudah mulai happy ya. Kami akan berkoordinasi terus dengan berbagai pihak,” ucap Menteri PPPA saat menengok KMW di RSUP Sanglah Denpasar, Sabtu (30/11/2019).

Menteri yang akrab disapa Bintang Puspayoga ini mengatakan, Kementerian PPPA sesegera mungkin melakukan koordinasi serta akan mengkomunikasikan kasus tersebut dengan Kementerian lain.

“Tentunya ke depan bagaimana kita bisa memberi rehab dan melakukan penanganan terbaik, sehingga tidak membebani korban,” ucapnya.

Ia juga mendorong agar pelaku yang notabene pacar dari ibu korban diproses sesuai hukum sehingga bisa memberi efek jera.

Lebih jauh dikatakan, peristiwa mengenaskan tersebut tidak terlepas dari perkawinan dini yang dilakukan ibu kandung korban.

“Si ibu ini menikah pada 17 tahun atau di bawah umur. Baru melahirkan (korban) sudah pisah dengan suaminya. Ibunya baru usia 20 tahun, mungkin pemahamannya belum dewasa yang menimbulkan kejadian seperti ini,” jelasnya. (agw)