Ciptakan Situasi Aman, Puluhan Petugas Gabungan Obok-obok THM

Petugas gabungan saat merazia tempat hiburan malam. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Sejumlah tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung menjadi sasaran razia petugas gabungan dari Pom TNI, Polri, BNN, Imigrasi dan Satpol PP.

Razia dalam rangka Ops Gaktib “Waspada Wira Tombak TA 2019” dengan melibatkan puluhan petugas ini dipimpin Dandenpom IX/3 Denpasar Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro SH, MH.

“Kegiatan kali ini juga sebagai upaya cipta kondisi keamanan jelang perhelatan konferensi tahunan Bali Democracy Forum awal Desember,” ujar Dandenpom usai melakukan razia, Minggu (1/12/2019) di Denpasar.

Dengan menggunakan belasan kendaraan roda 4 dan sebuah bus, petugas langsung menuju Night Club Mexicola di Jalan Kayu Jati, Petitenget, Seminyak, Kuta, Badung, Sabtu (30/11/2019) malam.

Sekitar 1 jam, petugas menyisir seluruh area THM berlantai dua yang berkapasitas seribu orang itu.

Usai dari Mexicola, Minggu (1/12/2019) dini hari sekitar pukul 01.13 WITA, petugas gabungan melakukan sweeping di Delona Karaoke di Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan (Densel).

“Ratusan pengunjung, baik di area hall maupun di belasan room diminta menunjukkan kartu identiasnya,” terang Dandenpom.

Selain itu, petugas BNNK Badung juga membawa beberapa pengunjung ke toilet untuk dilakukan tes urine. Meski demikian tidak seorang pun positif menggunakan narkoba.

Di sana hanya didapati seorang pengunjung asal Bandung mengantongi KTP yang sudah kadaluarsa masa berlakunya.

Jelang pukul 02.00 WITA, rombongan petugas gabungan meninggalkan area Delona menuju Karaoke New Bahari di Jalan Gurita, Sesetan, Densel.

Tak lama di sana, petugas menuju Sandbar di Jalan Batu Bolong, Canggu Kuta Utara. Namun lagi-lagi petugas tidak menemukan pengunjung yang tengah memakai narkoba.

Setelah melakukan tes urine secara acak dan mendata belasan pengunjung yang tak bisa menunjukkan kartu identitas diri, rombongan petugas gabungan kembali ke Mako Denpom IX/3 Denpasar, tempat awal berkumpul sebelum melakukan razia. (agw)