Walikota Denpasar-Walikota Mossel Bay, Afsel Tanda tangani MoU ‘Sister City’

Wali Kota IB Rai Mantra (kanan) dan Wali Kota Mossel Bay, Alderman Harry Levendal tanda tangani MoU Kerja Sama ‘Sister City’. (foto : istimewa)

Beritabalionline.com – Pemerintah Kota Denpasar (Bali) dan Pemerintah Kota Mossel (Afrika Selatan) menjalin kerja sama Kota Kembar (Sister City) yang ditandai dengan penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua kota.

Penanda tanganan MoU tersebut dilakukan langsung Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Walikota Mossel Bay, Alderman Harry Levendal di Diaz Hotel Mossel Bay, Afrika Selatan, (27/11/2019) lalu, demikian siaran pers yang diterima beritabalionline.com dari Humas Pemkot Denpasar, Minggu (1/12/2019).

Turut menyaksikan penanda tanganan MoU kerja sama sister city Kota Denpasar dan Kota Mossel Bay, Minister of Agriculture Western Cape, Hon. Dr. Ivan Meyer, Duta Besar RI untuk Republik Afrika Selatan, Salman Al Farisi dan Konsul Jenderal RI di Cape Town, Krishna Adi Poetranto.

Kota Denpasar dan Kota Mossel Bay juga menyepakati Plan of Action untuk membentuk Joint Working Group atau Pokja Bersama yang akan melakukan identifikasi tugas Pokja, kontribusi pendanaan kegiatan dari kedua kota, identifikasi kegiatan festival yang dapat dihadiri (shared calendars), membentuk co-branding, forum bisnis, dan promosi melalui media sosial dan situs web/co-advertising, kerja sama pariwisata, dan pembentukan line of communication antara kedua kota.

Dalam rangkaian acara penandatanganan tersebut juga dilaksanakan peresmian ruang pertemuan ‘Denpasar’ di Kantor Municipality Mossel Bay, peninjauan pohon kerja sama Mossel Bay – Denpasar yang ditanam pada bulan Februari 2019, dan peninjauan lokasi nama Jalan Denpasar di salah satu ruas jalan di Mosselbay yang akan diresmikan tahun 2020, dimana Wali Kota Denpasar akan menghadiahkan sebuah patung di salah satu sudut jalan tersebut.

Mengawali rangkaian acara penandatangan, Konsul Jenderal RI di Cape Town, Krishna Adi Poetranto menyatakan bahwa lingkup MoU Kerja Sama Sister City adalah peningkatan kerja sama di bidang budaya, pariwisata, ekonomi kreatif dan peningkatan kapasitas bagi para pelaku pada bidang-bidang tersebut. Sehingga dapat saling memberikan kemanfaatan bagi pembanguna dan kesejahteraan masyarakat kedua kota.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra meyakini bahwa kerja sama sister city akan membuka akses pasar baru di berbagai sektor. Selain itu, dari kerjasama ini juga dapat meningkatkan kemiteraan khususnya bagi para pelaku UMKM yang akan memberikan kontribusi besar bagi ekonomi kedua kota.

Selain itu, sesuai dengan yang tertuang dalam poin kerjasama diharapkan mampu mengidentifikasi kegiatan festival yang dapat dihadiri (shared calendars), membentuk co-branding, forum bisnis, dan promosi melalui media sosial dan situs web/co-advertising, kerja sama pariwisata, dan pembentukan line of communication antara kedua kota.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi ajang tukar inovasi serta ide kreatif dalam upaya saling menguatkan dan menggali potensi kedua kota di berbagai sektor, baik seni budaya, kearifan lokal, pariwisata, ekonomi, pelayanan publik dan pembangunan, sehinga upaya untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dapat tercipta secara berkrelanjutan,” harap Rai Mantra.

Sementara Wali Kota Mossel Bay, Alderman Harry Levendal dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa hiasan kepala kahas Bali yang dikenal dengan sebutan udeng yang dikenakannya menunjukkan dirinya adalah seorang Bali dan telah menjadi bagian dari warga Kota Denpasar.

Dia menegaskan bahwa kerja sama ini adalah langkah pembuka dalam mempererat persaudaraan, peningkatan kerja sama, serta wadah bertukar pikiran untuk mencari solusi atas masalah yang menjadi perhatian bersama kedua kota.

“Tentu harapan kami dapat menjadi ajang tukar pikiran untuk mencari solusi guna menyelesaikan masalah dan tantangan pembangunan bagi kedua kota,” ujarnya.

Dalam pada itu, Minister of Agriculture Western Cape, Dr. Ivan Meyer menegaskan bahwa kerja sama sister city Denpasar dan Mossel Bay ini, merupakan bukti nyata bahwa kemajuan bagi kemaslahatan bersama dapat dicapai melalu kerja sama, perdamaian dan harmoni, meskipun di tengah kondisi global yang saat ini penuh dengan konflik.

“Kerja sama ini juga diharapkan akan mendorong people-to-people contact selain kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua kota,” pintanya. (tra)