Polda Sumut Didesak Tuntaskan Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan

Anggota Komisi III DPR Eva Yuliana saat diwawancara wartawan.

Beritabalionline.com – Kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, menjadi perhatian anggota Komisi III DPR. Polda Sumut didesak untuk segera menuntaskannya.

“Kita meminta Polda untuk segera menyelesaikan atau segera mengungkap kasus ini,” kata anggota Komisi III DPR Eva Yuliana kepada wartawan di Mapolda Sumut, Rabu (4/12/2019).

Eva juga meminta agar perlindungan hakim dan jaksa menjadi perhatian pihak keamanan.

“Terbunuh saudara kita hakim PN Medan ini memang belum selesai menjadi pembahasan kita. ‎Namun kita meminta kepada Polda Sumut dan seluruh Polres untuk memperhatikan lagi keamanan para hakim kita dan jaksa, khususnya yang menangani kasus-kasus pelik,” ucap Eva.

Politisi Partai NasDem ini datang ke Mapolda Sumut bersama delapan anggota Komisi III lainnya, dalam rangka kunjungan kerja spesifik. Selain kasus-kasus yang menonjol, mereka membahas pengamanan Natal dan Tahun Baru, termasuk soal ancaman terorisme dan distribusi pangan di hari besar itu.

Seperti diberitakan, Jamaluddin yang juga menjabat Humas PN Medan ditemukan tidak bernyawa di jok tengah mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi BK 77 HD. Kendaraan mewah berisi jasad hakim PN Medan itu didapati di jurang pada areal kebun sawit di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Jumat (29/11).

Bagian depan mobil ringsek karena menghantam pohon sawit. Airbagnya juga terbuka.

Jasad Jamaluddin telah diautopsi di RS Bhayangkara, Medan, Jumat (29/11) malam. Jenazahnya kemudian dibawa untuk dimakamkan di Nagan Raya, Aceh, Sabtu (30/11).

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, memastikan Jamaluddin, dibunuh. Dia diperkirakan meninggal antara 12 hingga 20 jam sebelum diautopsi. (itn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *