Rai Mantra: Program Inovasi Tidak Ada Gunanya Jika Tak Dirasakan Masyarakat

Ny. Selly Mantra pada kegiatan Sosialisasi Program Inovasi Pemkot Denpasar dari SIDARLING hingga Mobil Ceria. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui OPD masing-masing terus melakukan sosialisasi program inovasi kepada masyarakat. Pada Rabu, (4/12/2019) pelaksanaan sosialisasi inovasi melibatkan aparatur terbawah, yakni pemerintah desa/kelurahan, hingga kecamatan, Tim Penggerak PKK desa/kelurahan, dusun, dan kecamatan, dengan melibatkan enam orang narasumber dari Pimpinan OPD terkait serta Ketua TP PKK Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra di Graha Sewaka Dharma, Lumintang.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Wakil Ketua I TP PKK Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, dan Wakil Ketua II TP PKK Denpasar, Ny. Kerti Rai Iswara, kades/lurah, serta camat se-Kota Denpasar.

Inovasi Denpasar yang disosilisasikan meliputi Sistem Sadar Lingkungan (Sidarling) dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), program bantuan siswa miskin (Kartu Denpasar Cemerlang) dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, DAMAKESMAS (Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat) dari Dinas Kesehatan, Program kesiapsiagaan bencana dari BPBD Denpasar.

Berikutnya, program Kota Tangguh dari Dinas Sosial serta Program Mobil Konseling Denpasar Ceria dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama TP PKK Denpasar. Masing-masing pimpinan OPD memaparkan program inovasi yang dimiliki dihadapan ratusan undangan yang hadir.

Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Nyoman Sudarsana mengatakan, sosialisasi ini menjadi media strategis, untuk mengetahui keseluruhan program dan kegiatan inovasi yang telah dibuat oleh Pemkot Denpasar.

Menurut Rai Mantra, Program maupun inovasi ini tidak akan ada gunanya jika tidak diketahui dan dirasakan oleh seluruh masyarakat. Maka dari itu sosialisasi ini menjadi penting agar masyarakat mengetahui secara lengkap program inovasi yang dimiliki Pemkot Denpasar.

Sementara Kepala DPMD Denpasar, I.B Alit Wiradana mengatakan, sosialisasi dilaksanakan satu hari dengan materi melibatkan OPD yang memiliki program inovasi.

DPMD sebagai leading sektor pemberdayaan masyarakat memiliki kewajiban untuk mensosialisasikan segala program inovasi yang dibuat. Tujuan dari sosialisasi ini agar program inovasi diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat hingga level terbawah.

“Sosialisasi ini diharapkan dapat diketahui hingga level terbawah serta dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara Ketua TP PKK Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra menyampaikan mobil konseling “Ceria” yakni Curhat dan Cerita Kita hadir memberikan pelayanan konsultasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, baik anak-anak, dewasa, dan lansia. Bercerita atau curhat dengan orang yang tepat dapat membuat diri menjadi lebih nyaman dan tenang.

Inovasi ini sebagai bentuk pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga masyarakat Kota Denpasar dengan delapan orang konselor dari psikolog. Saat ini mobil konseling banyak dimanfaatkan sekolah-sekolah, hingga memberikan layanan di kawasan Car Free Day.

Ny. Selly Mantra juga berharap disetiap kegiatan di lingkungan banjar maupun kegiatan lainnya yang membutuhkan keterlibatan dari mobil konseling, dapat bersurat ke Sekretariat PKK Kota Denpasar di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar. Masyarakat bisa mendapatkan layanan konsultasi, seperti tagline kita yaitu ‘Curhat dan Cerita Kita.

“Masyarakat bisa curhat di sini dengan identitas yang tentunya dirahasiakan,” demikian Selly Mantra. (ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *