Langgar Aturan, 25 WNA Asal Afrika Diamankan

Sebanyak 25 WNA asal Afrika diamankan di Tangerang. (foto : Merdeka.com)

Beritabalionline.com – Sebanyak 25 Warga Negara Asing yang menetap di sejumlah tempat di Kabupaten Tangerang, diamankan petugas Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang. Dari data yang ada mereka berasal dari Benua Afrika. Sebanyak 22 WNA asal Nigeria, dua WNA asal Pantai Gading, dan satu orang WNA asal Afrika Selatan.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Banten Imam Suyudi menerangkan, ke-25 WNA yang diamankan itu terbukti melanggar sejumlah aturan keimigrasian.

“Berupa ketidakmampuan WNA menunjukkan dokumen keimigrasian. Ada juga beberapa yang telah dilengkapi dokumennya namun, batas waktu tinggalnya sudah melebihi batas alias overstay,” kata Imam Senin (9/12).

Dia merinci, dari 25 WNA itu, enam WNA diantaranya overstay dan 19 WNA tidak dapat menunjukkan paspor kebangsaan.

Untuk proses selanjutnya, pihaknya punya waktu 30 hari untuk menyelesaikan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak kedubes dari negara masing-masing. Selanjutnya, dilakukan deportasi.

“Kita akan dalami lagi dan akan berkoordinasi dengan pihak kedutaan besar negara masing-masing. Kalau benar yang bersangkutan adalah warga negaranya, maka akan kita deportasi,” kata dia.

Imam menjelaskan, razia orang asing dilakukan berdasarkan laporan warga yang resah atas aktivitas WNA yang menempati sejumlah apartemen dan perumahan mewah di Tangerang.

“Adanya informasi yang berasal dari masyarakat, para WNA ilegal ini diamankan di beberapa apartemen elite seperti Apartemen Paragon Karawaci, Apartemen Casa De Parco BSD, dan apartemen Saveria BSD,” ucap dia.

Beberapa juga diamankan di dalam cluster atau perumahan di Kabupaten Tangerang seperti Cluster Menagio Gading Serpong, Cluster Virginia Village Gading Serpong, dan Cluster Samara Villagee Gading Serpong. (itn)