Minggat dari Rakernas, 8 Kader PDI Perjuangan Bali Dicopot

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Wayan Koster. (foto : Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Bali memerintahkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Bangli, Gianyar, dan Jembrana untuk memberhentikan 8 kader partai dari jabatannya di Fraksi dan Alat Kesehatan Dewan (AKD).

“Para kader tersebut diberhentikan karena melakukan tindakan tidak disiplin, meninggalkan acara yang sedang berlangsung pada saat mengikuti RAKERNAS I PDI Perjuangan, 10-12 Januari 2020 di Kemayoran Jakarta,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Wayan Koster dalam siaran persnya yang diterima beritabalionline.com, di Denpasar, Kamis (161/2020).

Delapan kader PDI Perjuangan yang diberhentikan itu, yakni I Wayan Widnyana, S.Sos., Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tabanan. I Made Suardika Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan.

I Wayan Sudiana, SE., Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Tabanan. I Made Edi Wirawan, SE., Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tabanan. IMade Suarta, SH., Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan.

I Ketut Suastika, SH., Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangli. H. Adrimin, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Jembrana. I Ketut Sudiasa, Sekretaris Komisi || DPRD Kabupaten Gianyar.

Selain memberhentikan 8 orang kader tersebut, Ketua DPD PDIP Bali juga memberi peringatan keras kepada seorang kader bernama I Gede Purnawan, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan.

“Pemberian sangsi secara tegas berupa pemberhentian tersebut sekaligus sebagai pembelajaran bagi kader lain untuk menegakkan wibawa partai dan membangun disiplin serta budaya yang tinggi di Partai dalam rangka memperkokoh partai bergerak dengan dinamis menjadi partai pelopor,” terang Koster didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Bali I Gusti Ngurah Jaya Negara. (agw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *