77 Ribu Blangko E-KTP di Denpasar Siap Didistribusikan

Kadis Dukcapil Kota Denpasar, Dewa Juli Arta Brata.

Beritabalionline.com – Sebanyak 77 ribu lembar blangko E-KTP di Kota Denpasar siap didistribusikan ke masyarakat. Bagi masyarakat yang masih pegang surat keterangan (suket) perekaman E-KTP supaya menukarkan suketnya dengan E-KTP ke masing-masing kecamatan atau ke Dinas Dukcapil Kota Denpasar di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kota Denpasar, Dewa Juli Arta Brata, yang dikonfirmasi di Denpasar, Selasa (25/2/2020).

Dikatakan, blangko E-KTP sebanyak 77 ribu lembar ini merupakan hibah dari Pemerintah Kota Denpasar ke pemerintah pusat sesuai Permendagri No. 99 Tahun 2019 tentang hibah pengadaan blangko E-KTP. “Selain jatah 77 ribu lembar, juga ada 16 juta lembar E-KTP pengadaan dari pemerintah pusat ke seluruh wilayah di Indonesia,” terang Dewa Juli.

Ditambahkan, blangko E-KTP sudah ada di masing-masing kabupaten/kota di Indonesia, termasuk di Kota Denpasar. Jadi masyarakat bisa langsug menukarkan suketnya ke kecamatan masing-masing untuk mendapatkan E-KTP. “Intinya tidak ada masalah lagi dan kebutuhan blangko sudah terjamin untuk masyarakat,” ujarnya.

Untuk pelayanan akan dilakukan pada Jumat (21/3/2020), perekaman sebanyak 81 orang setiap hari, pencetakan E-KTP sebanyak 274 blangko (perhari), PRR (suket yang siap dicetak dari batas berlaku selama 6 bulan) sebanyak 4.988, SFE 1 lembar, sisa blangko sebanyak 7.456 lembar, suket yang dicetak nihil, dan suket belum cetak sebanyak 1.655 lembar.

Selain itu, lanjut Dewa Juli, Dinas Dukcapil juga memiliki koordinator lapangan di masing-masing kecamatan yang bertugas melayani perekaman dan pencetakan E-KTP.

“Jadwal pelayanan E-KTP di masing-masing kecamatan dilakukan mulai pukul 08.00 sampai pukul 15.00 WITA dari Senin hingga Kamis. Kalau hari Jumat pada pukul 08.00 sampai pukul 12.30 WITA, dan tidak menutup kemungkinan akan tetap dilayani sampai jam pulang kerja jika ada masyarakat yang ingin terlayani untuk pelayanan,” ungkapnya. (tra)