Kabur dari Polsek Kuta, Pelaku Jambret Seolah Ditelan Bumi

Wayan Ngongek saat diamankan di Mapolsek Kuta. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Tiga pekan sudah tersangka jambret bernama I Wayan Ngongek alias Fendi (20) kabur dari Polsek Kuta. Residivis dalam kasus yang sama ini seolah lenyap ditelan bumi.

“Belum ada perkembangan, masih dilakukan pengejaran,” kata sumber di kepolisian, Selasa (25/2/2020).

Tidak hanya di Denpasar, informasi diperoleh, polisi telah mengobok-obok wilayah Karangasem yang merupakan asal tersangka. Polisi juga mengawasi pintu keluar masuk Bali seperti bandara dan pelabuhan.

Seperti diketahui, pada Senin (3/2/2020) siang lalu, Ngongek kabur melalui pintu belakang Polsek setelah sempat dibawa ke klinik yang berada di sebelah Mapolsek Kuta karena menderita sakit asma.

Saat itu Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan mengatakan, setelah berobat tersangka dibawa kembali untuk diperiksa.

“Di sana asmanya kembali kambuh sehingga anggota mencari alat tabung bantuan pernafasan, dan anggota yang lain mengambil berkas di ruangan,” terang Kapolresta.

Karena tidak dijaga, situasi tersebut kemudian dimanfaatkan tersangka yang ditangkap dalam kasus jambret dengan korban turis asing asal Australia ini untuk melarikan diri.

Penyidik yang melihat tersangka hilang sempat melakukan pencarian namun tersangka asal Tianyar, Karangasem tersebut tidak ditemukan.

“Saya mengimbau agar tersangka segera menyerahkan diri dengan baik-baik sebelum diambil tindakan tegas,” ucap Kombes Rudi.

Wayan Ngongek ditangkap bersama temannya bernama I Gede Gunturan alias Guntur, Kamis (30/1/2020) usai menjambret handphone milik turis Australia, Steavi Lei Adele Mann (25) di Jalan Sunset Road Kuta, Badung.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti sebuah handphone merk Samsung A50 hasil kejahatan, serta sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi. (agw)