Ketangkap Kantongi Sabu, Wanita Berparas Ayu ini Terancam 12 Tahun Penjara

Terdakwa Ni Ketut Rastuti saat berada di PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Wanita berparas cantik bernama Ni Ketut Rastuti (25) hanya bisa menundukkan kepalanya saat dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (12/3/2020) karena terjerat kasus narkotika. Akibat perbuatannya tersebut wanita yang bekerja sebagai penjaga toko ini pun terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim Koni Hartanto itu, selain mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum Ni Ketut Muliani juga langsung dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi dari anggota polisi.

Sementara dalam dakwaan jaksa yang dibacakan di muka sidang terungkap, Ni Ketut Rastuti ditangkap pada hari Senin (4/11/2019) sekitar pukul 18.00 WITA di pinggir Jalan Tibung Sari, Gang Perintis atau tepatnya di depan rumah Nomor 1 Banjar Kwanji.

Dalam dakwaan jaksa juga diterangkan bahwa, penangkapan terdakwa berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyatakan ada peredaran narkotika jenis sabu di daerah Denpasar Barat yang dilakukan oleh seorang wanita yang biasa dipanggil Risma.

“Dari laporan itu polisi langsung melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh Kanit II Iptu Sutrisno pada hari Senin tanggal 4 November 2019,” terang jaksa Kejari Denpasar itu.

Pada saat melakukan penyelidikan, tim polisi dari Polresta Denpasar ini melihat terdakwa sedang berdiri di pinggir jalan dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Polisi lalu mendekati terdakwa dan menanyakan identitas terdakwa.

“Kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan badan terhadap diri terdakwa dan ditemukan barang bukti sabu yang disimpan disaku sebelah kanan celana panjang yang dikenakan oleh terdakwa,” ungkap jaksa.

Setelah dilakukan penimbangan terhadap barang bukti sabu yang ditemukan dalam diri terdakwa beratnya adalah 0, 14 gram. Akibat perbuatannya itu terdakwa dijerat dengan 3 pasal berlapis dari Undang-Undang narkotika.

Yaitu Pasal 112 ayat (1) pada dakwaan pertama atau Pasal 115 ayat (1) pada dakwaan kedua atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (tra)