Dampak Corona, Ratusan Sopir dan Pramuwisata di Nusa Penida Menganggur

Pemilik Tour and Travel Triwarna, Dewa Ketut Suratna. (foto : sas)

Beritabalionline.com – Wabah virus corona memukul industri wisata di Kabupaten Klungkung, Bali. Ratusan pramuwisata dan sopir angkutan wisata yang biasa beroperasi di Nusa Penida menganggur, akibat sepinya kunjungan wisatawan dan pembatalan paket wisata ke pulau yang dijuluki “Blue Island Paradise” itu, menyusul merebaknya wabah virus corona (Covid-19).

“Ada ratusan sopir dan pramuwisata yang home base-nya di Nusa Penida sekarang tidak beraktivitas apa-apa, karena memang tidak ada wisatawan yang dilayani,” kata Dewa Ketut Suratna, seorang pemilik transportasi wisata Triwarna Tour and Travel, Nusa Penida dalam perbincangan dengan berita balionline.com saat ditemui di Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, Kamis (26/3/2020).

Suratna menjelaskan, informasi yang diperolehnya dari para pengelola hotel, villa dan restoran di Nusa Penida menyebutkan, ada ratusan paket wisata baik domestik maupun mancanegara ke Nusa Penida yang sebelumnya dipesan hingga Juni 2020 terpaksa dibatalkan akibat wabah Covid-19.

“Paket wisata yang sudah deal mulai Maret-Juni 2020 terpaksa dibatalkan karena wabah corona ini dan ada wisatawan yang meminta pengembalian biaya paket tour yang sudah mereka bayar,” terang bapak dua orang putri ini.

Hal itu, lanjut dia, membuat ratusan pemandu wisata dan sopir angkutan wisata yang berbasis di Nusa Penida saat ini kehilangan pendapatan dari hasil melayani kunjungan wisatawan.

Selanjutnya Suratna berharap kondisi serangan Covid-19 ini segera mereda dan aktivitas wisata di Nusa Penida segera normal, sehingga kerugian ekonomi yang dialami masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata di daerah itu tidak berkepanjangan. (tra)