Pekerja Asal Luar Bali Diperbolehkan Pulang, Ini Syaratnya

Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra. (foto : Agung Widodo)

Beritabalionline.com – Meski menjadi pro dan kontra di tengah masyarakat, Pemerintah Provinsi Bali akhirnya memperbolehkan pekerja asal luar Bali pulang ke daerahnya masing-masing.

“Memang benar bapak Gubernur Bali memberikan kesempatan atau peluang kepada saudara-saudara kita yang ber KTP luar Bali, untuk kembali pulang ke daerahnya,” ungkap Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra, Senin (4/5/2020) di Denpasar.

“Hal ini sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh Gubernur Bali nomor 551 tahun 2020 khususnya di huruf 2 point f,” lanjutnya.

Keputusan ini kata Kabag Ops merupakan solusi terbaik. Dikarenakan mereka yang hendak pulang ke kampungnya banyak yang dirumahkan, bahkan di PHK oleh perusahaan tempatnya bekerja.

“Kami menyadari apabila mereka dipaksakan masih tinggal di Bali, pertama mereka sudah tidak punya pekerjaan, kedua tidak punya tempat tinggal, ketiga tidak punya biaya untuk hidup, dan keempat bisa menimbulkan gangguan Kamtibmas, karena ini sudah menyangkut urusan perut,” paparnya.

Kendati demikian ucap Kompol Gatra, ada beberapa hal yang menjadi syarat untuk masyarakat bisa pulang ke daerah asal, salah satunya surat keterangan jalan dari kepolisian.

“Jadi sebelum kami mengeluarkan surat jalan, mereka harus membawa surat keterangan dari desa atau kelurahan, atau dari tempat sebelumnya mereka bekerja. Umpama buruh proyek, mereka harus bawa surat dari pimpinan proyek atau mandor,” jelasnya.

Syarat tersebut guna mengetahui di mana orang tersebut tinggal, dan di mana tempat ia bekerja sebelumnya. Ditegaskan pula, surat jalan hanya bisa dikeluarkan Polresta Denpasar serta Polres lain di Bali.

“Polsek tidak boleh mengeluarkan surat, karena sesuai surat dari Gubernur, yang bisa mengeluarkan surat jalan tingkat Polres, jadi kalau di Denpasar, ya ke Polresta Denpasar,” ucapnya. (agw)