Mau Dapat Untung dari Bisnis Masker, Suryani Malah ‘Buntung’ Rp 25 Juta

Pelaku (tengah) saat diamankan di Mapolresta Denpasar. (Foto : Ist)

Beritabalionline.com – Unit V Satreskrim Polresta Denpasar mengungkap kasus tindak pidana penipuan pembelian masker. Dalam kasus tersebut polisi mengamankan satu pelaku bernama Ricky Boentarya (38).

“Akibat kejadian tersebut, korban bernama Ni Ketut Suryani (49) mengalami kerugian hampir Rp25 juta,” terang Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dew Putu Gede Anom Danujaya, Jumat (22/5/2020) di Denpasar.

Kasus penipuan bermula ketika pelaku asal Jakarta ini menghubungi korban dan mengajak kerjasama menjual masker, Rabu (13/5/2020) sekitar pukul 12.00 WITA.

Dalam obrolan pelaku meminta uang sebesar Rp 24.750.000. Tak hanya itu, pelaku juga mengiming-ngimingi akan mengembalikan uang korban dan akan menambahnya menjadi Rp 27.750.000.

Meski sebelumnya tidak saling mengenal, korban yang tergiur keuntungan tanpa berfikir panjang, dan langsung memberi uang Rp 24.750.000 kepada tersangka.

Esok harinya, Kamis (14/5/2020) pelaku mendatangi rumah korban di Jalan Kebo Iwa Gang Batu Indah nomor 4, Padangsambian, Denpasar Utara untuk mengambil uang. Tersangka dan korban lantas membuat surat pernyataan pemberian uang.

Lantaran tidak sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian, korban kemudian melapor ke Polresta Denpasar.

Kurang dari sepekan, petugas kepolisian dengan dipimpin Kanit V AKP Bambang Haryanto menangkap pelaku di rumahnya Jalan Pulau Saelus Gang IV No. 7, Denpasar Barat, Rabu (20/5/2019) sekitar pukul 13.00 WITA.

Dalam pemeriksaan terungkap, setelah menerima uang, tersangka tidak menggunakan untuk membeli masker melainkan langsung menuju Bank BCA untuk mentranfer uang tersebut dan dipakai taruhan bermain judi.

“Jadi oleh tersangka, uang itu bukan untuk membeli masker, namun dipakai taruhan judi. Tersangka kita kenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun,” kata Kasat Reskrim. (agw)

Tinggalkan Balasan