Polisi Buru WN Aljazair Terlibat Pembobolan ATM di By Pass Buruan, Gianyar

Tiga pelaku pembobol ATM yang sudah diamankan polisi. (Foto : Ist)

Beritabalionline.com – Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali meringkus tiga pelaku pembobol mesin ATM Bank Mandiri yang berada di areal SPBU Buruan Jalan By Pass Darma Giri Buruan, Gianyar.

“Masih ada satu pelaku lagi yang tengah diburu, dia adalah warga negara (WN) asal Aljazair,” kata sumber di lapangan, Jumat (29/5/2020).

Dugaan keterlibatan warga asing bernama Philip dalam kasus pembobolan yang diketahui, Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 07.00 Wita ini juga dibenarkan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali AKBP Ranefli Dian Candra.

“Saat ini masih pengembangan kasus ini, khususnya memburu warga asing tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi terpisah.

Hasil pemeriksaan awal juga terungkap bahwa salah satu pelaku bernama Roni Firmansyah Maulana merupakan mantan karyawan PT Usaha Gedung Mandiri, perusahan rekanan Bank Mandiri.

Diberitakan sebelumnya, mesin ATM Bank Mandiri yang berada di areal SPBU Buruan Jalan By Pass Darma Giri Buruan, Gianyar dibobol kawanan pencuri. Pelaku membawa kabur 3 kotak berisi uang ratusan juta rupiah.

“Pelaku membongkar pintu brankas ATM dengan menggunakan anak kunci. Setelah itu mereka membawa kabur tiga kotak uang berisi kurang lebih Rp600 juta,” ucap sumber di lingkungan Polda Bali, Kamis (28/5/2020).

Kasus ini pertama kali diketahui saat Gede Suci Darmika, Regional Manager PT Usaha Gedung Mandiri, perusahan rekanan Bank Mandiri mendapati kamera pengawas yang terpasang di mesin ATM tidak berfungsi.

Ia lalu memerintahkan tim pengisian uang bernama Ketut Sudiarta guna mengecek ke lokasi. Tiba di TKP, Ketut Sudiarta melihat CCTV di dalam ruangan ATM tertutup lakban.

Selain itu, tiga dari empat kotak tempat menyimpan uang yang ada di dalam mesin ATM hilang. Akibat dari kejadian tersebut, PT Usaha Gedung Mandiri diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp600 juta.

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali yang menerima laporan mendatangi TKP. Di sana polisi mendapati ciri-ciri pelaku sebanyak 3 orang.

Usaha petugas membuahkan hasil, kurang dari 24 jam, tiga orang pelaku bernama Roni Firmansyah Maulana, Tri Ito Yudiarso dan I Wayan Kontal ditangkap di tiga lokasi berbeda, Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 23.30 Wita.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa lembaran uang seratus ribu berjumlah Rp333 juta serta kaset yang dibakar. (agw)