Empat Pria Membantai Anjing dan Menyantap Dagingnya Dibekuk Polisi

Lokasi pelaku memasak anjing sebelum dimakan. (FOTO : ist)

Beritabalonline.com – Polisi mengamankan empat pria lantaran menganiaya seekor anjing milik warga di Perumahan Griya Nugraha, Jalan Taman Giri, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

“Para pelaku memukul hewan tersebut dengan menggunakan balok kayu,” terang Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2020).

Aksi penganiayaan oleh para pelaku masing-masing Gaudensius Harman (24), Adrianus Paput (24), Konradus Ariganti (24) dan Martinus Karbus Budi (27) sempat viral di media sosial.

Dari keterangan pemilik anjing bernama Dewi Rince Andrian Talomanafe (27), sebelumnya ia sempat memberi makan anjing miliknya, Selasa (23/6/2020) sekitar pukul 17.00 Wita.

Usai memberi makan, pelapor pergi untuk bersembahyang. Belum selesai sembahyang, pelapor ditelepon adiknya dan mengatakan anjing miliknya dianiaya dan diambil orang.

“Saat para pelaku memasukkan anjing ke dalam karung, ada salah satu tetangga pelapor memvideokan,” kata Kasubbag Humas.

Tak terima anjing jantan peranakan lokal miliknya diperlakukan keji, Dewi yang tinggal di Perumahan Griya Nugraha, Jalan Taman Giri, Gang Jeruk C1 nomor 8, Benoa, Kuta Selatan, Badung ini melapor ke kantor polisi.

Tim gabungan dari unit Reskrim Polsek Kuta Selatan dan Resmob Satreskrim Polresta Denpasar dikerahkan untuk mencari pelaku.

Kurang dari sepekan, keempat pelaku dibekuk petugas kepolisian di sebuah kamar kos Jalan By Pass Ngurah Rai, Gang Singapur, Kelurahan Mumbul, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 16.30 Wita.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa kayu dan karung yang digunakan menganiaya dan membawa anjing.

“Para pelaku mengaku melakukan penganiayaan dengan memukul anjing sampai mati. Anjing tersebut kemudian mereka bawa ke kos untuk dimasak dan disantap bersama-sama,” jelas Kasubbag Humas.

Iptu Sukadi menegaskan para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 302 KUHP tentang penganiayaan satwa. (agw)

Tinggalkan Balasan