Sembunyikan 0,50 Gram Sabu, WNA Asal Selandia Baru Diadili

Terdakwa Andrew Ivan Dolan (kiri) saat diamankan di Mapolresta Denpasar. (FOTO : SAR)

Beritabalionline.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Selandia Baru bernama Andrew Ivan Dolan (53) yang kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu sabu tanpa izin menjalani sidang perdana secara online, pada Senin (29/6/2020) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Kasus yang menjerat pria yang mengaku sebagai direktur di sebuah perusahaan di negara asalnya itu terbongkar setelah ditangkap oleh pihak kepolisian pada 22 Februari 2020 di Hotel Euphoria Kamar 327, Jalan Penatih Jelantik, Legian, Kuta, Badung.

Saat digerebek terdakwa sedang bersama dua perempuan, dan ditemukan 1 paket sabu seberat 0,50 gram netto. Atas perbuatannya itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mia Fida dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar mendakwa terdakwa dengan tiga pasal.

Pada dakwaan kesatu, Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Terdakwa tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman,” ujar Jaksa Mia dalam sidang yang dipimpin Hakim Angelika Handayani Day.

Sedangkan dalam dakwaan ke dua dan ketiga, terdakwa dijerat dengan Pasal 115 ayat (1), dan Pasal 127 ayat (1) huruf A, UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Jaksa Mia Fida menjelaskan, tertangkapnya terdakwa berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa ada seorang WNA yang biasa dipanggil Andy sering membawa dan memakai narkoba di Hotel Euphoria, Legian, Kuta, Badung.

Saat itulah polisi melihat terdakwa sedang masuk ke dalam kamar No 327 dengan gerak gerik yang mencurigakan.

“Saksi (dari polisi) kemudian melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Saat diinterogasi terdakwa mengaku bernama Andrew Ivan Dolan. Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan terhadap terdakwa, bersama saksi Harilia dan saksi Gadis Anggraini,” Beber Jaksa Mia Fida.

Bersamaan dengan penangkapan itu, polisi menemukan satu plastik klip berisi sabu, satu buah bong, dua buah pipet kaca, dan tiga buah korek api gas yang di letakkan diatas meja yang ada di kamar tersebut.

“Terdakwa mengaku jika satu plastik klip berisi sabu seberat 0,50 gram itu adalah miliknya yang didapat dari seseorang. Sedangkan dari penggeledahan terhadap saksi Harilia dan Gadis Anggraini tidak ditemukan barang yang berkaitan dengan narkotika,” demikian Jaksa Mia Fida. (sar)

Tinggalkan Balasan