Jumlah Pasien Positif Corona di Bali Kembali Melambung (101 Orang)

Update data Covid-19 di Bali per hari Selasa (14/7/2020).

Beritabalionline.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Selasa (14/7/2020), mencatat jumlah kumulatif pasien positif 2.358 orang (bertambah 101 orang).

Tambahan pasien positif tersebut seluruhnya merupakan WNI, dengan rincian 100 orang Transmisi Lokal dan 1 orang Imported Case (Indonesia).

Jika dilihat per kabupaten dan kota, jumlah penambahan pasien positif Covid-19 terbanyak ada di Kabupaten Bangli yaitu sebanyak 45 orang, menyusul Kota Denpasar di tempat kedua yakni 27 orang, berikutnya Kabupaten Badung 13 orang, Klungkung 9 orang, Gianyar 4 orang, dan Tabanan 2 orang.

Sementara jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh total sebanyak 1.572 orang (bertambah 64 orang WNI, 2 orang Imported Case (Indonesia) dan 62 orang Transmisi Lokal). Terbanyak ada di Kota Denpasar yaitu 43 orang, menyusul Kabupaten Badung dan Bangli masing-masing 6 orang, Gianyar 4 orang, dan Karangasem 3 orang.

Sedangkan jumlah pasien yang meninggal tidak mengalami penambahan. Sehingga secara kumulatif sampai Selasa (14/7/2020) berjumlah 27 orang (25 orang WNI dan 2 orang WNA).

Pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 759 orang yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega clan BPK Pering.

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara kormulatif sejumlah 1.985 orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya upaya pencegahan COVID-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

Untuk itu, pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengimbau dalam menekan kasus transmisi lokal hendaknya masyarakat sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus yang dapat mematikan dan belum ditemukan vaksinnya sampai sekarang. (ist)