Peringati Hari Jadi, Mahasiswa TI Unud Bantu bagikan Sembako kepada Lansia

Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Unud membagikan sembako di Banjar Teruna, Desa Siangan, Gianyar.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Memeringati hari jadi ke 12 tahun, Himpunan Mahasiswa Teknologi Fakultas Teknik Universitas Udayana menggelar bakti sosial. Mereka memberikan bantuan sembako kepada 100 warga lanjut usia di Balai Banjar Teruna, Desa Siangan, Gianyar, Rabu (15/7/2020).

Ketua panitia penyelenggara Ida Bagus Cahya Dipayana, mengatakan, bakti sosial kali ini terkait hari jadi jurusan Teknologi Informasi (TI) Fakultas Teknik Universitas Udayana yang ke-12 tahun. “ Awalnya rencana kami ingin mengadakan hiburan atau pertunjukan di kampus. Namun, karena pandemi Covid ini, kami mencari solusi dan kami di jurusan sepakat untuk memeringati hari jadi dengan melakukan kegiatan sosial,” tuturnya.
Cahya Dipayana berharap dengan pemberian paket sembako yang berisikan beras, telur, minyak, mie instan, dan masker, dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19, khususnya para lansia.

Koordinator Program Studi Teknologi Informasi Dr.Ir.I Made Oka Widyantara mengatakan, merupakan komitmen di samping menjalankan fungsi akademik, juga menjalankan aksi sosial kepada masyarakat. Ditegaskannya, dalam peringatan hari jadi ke- 12, tidak ada pesta, namun dimaknai dengan aksi bantuan sosial. Dengan harapan bisa bermanfaat bagi sesame, serta memiliki rasa yang sama di tengah pandemi Covid-19.

“Salah satu program Kemendikbud mewajibkan mahasiswa magang selama satu semester, nah harapan kami kegiatan ini awal dari kerjasama kita dengan Desa Siangan. Siapa tau mahasiswa kami bisa magang disini untuk menggali potensi desa dan mempromosikannya dengan pemanfaatan teknologi serta pembuatan aplikasi infrastruktur desa,”ujar Oka Widyantara.

Perbekel Desa Siangan I Ketut Berata, mengharapkan kerjasama tersebut benar-benar bisa terwujud. “Kalau ada kegiatan magang saya mohon pada pertemuan hari ini saya sampaikan Desa Siangan siap menerima mahasiswa magang. Terlebih lagi dengan penerapan teknologi yang harus kita ikuti agar bisa bersaing,” ujar Ketut Berata .(yes)